Kebakaran di Kemayoran
Kebakaran di Kemayoran: Tiga Orang Terluka, 500 Kepala Keluarga Terdampak
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 3 warga terluka, 500 KK terdampak. Polisi siapkan penampungan sementara bagi korban.
Ringkasan Berita:
- Kebakaran hebat melanda Pasar Jiung, Kemayoran, Senin (1/6) malam, melukai tiga warga yang dirawat di RS Hermina dan RSCM.
- Kapolres Reynold Tutagalung menyebut 400–500 KK terdampak.
- Damkar kerahkan 35 unit, 200 personel gabungan turun membantu evakuasi.
- Polisi siapkan lokasi pengungsian sementara
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Jiung, RW 04 Kebun Kosong, Gang Masjid, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 20.50 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga warga mengalami luka-luka dan ratusan keluarga terdampak.
3 Orang Terluka
Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah mengatakan tiga korban yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan medis di dua rumah sakit berbeda.
“Ada tiga orang yang mengalami korban luka. Untuk dua korban, yaitu Puput dan Dika dirawat di RS Hermina sementara Suparno di RSCM,” ujarnya pada Selasa (2/6/2026).
Baca juga: Kebakaran Kemayoran: Posko Pengungsian Didirikan, 1.000 Nasi Kotak Disiapkan
500 KK Terdampak
Selain menyebabkan korban luka, kebakaran juga berdampak luas terhadap warga sekitar.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Tutagalung memperkirakan jumlah keluarga terdampak mencapai 400 hingga 500 kepala keluarga (KK).
“Tadi kami sampaikan kurang lebih sekitar 400 sampai 500 KK, itu disampaikan dari pihak Ketua RW,” kata dia di lokasi kebakaran, RW 04 Kebun Kosong, Gang Masjid, Kecamatan Kemayoran, Senin malam, seperti dipantau dari Breaking News Kompas TV.
Terkait penyebab kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan bersama sejumlah pihak terkait. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri juga akan diterjunkan untuk mengungkap sumber api.
“Saat ini, kami akan melakukan penyelidikan tentunya nanti akan bersama-sama dengan stakeholder terkait dari pihak kepolisian maupun dari petugas damkar,” kata dia.
“Bahkan, kita akan turunkan nanti tim Puslabfor, Labooratorium Forensik, untuk menentukan sumber api terkait dengan asal-muasalnya terjadi kebakaran. Tentu ini masih dalam ranah penyelidikan kami,” tuturnya.
Upaya Pemadaman
Dalam proses pemadaman, petugas Gulkarmat Jakarta mengerahkan sebanyak 35 unit kendaraan pemadam kebakaran.
Sementara itu, tim gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga personel Brimob diterjunkan untuk membantu penanganan di lapangan.
“Saat ini, kami dari kepolisian, TNI, maupun pemda setempat juga turun langsung ke lokasi. Khususnya kami dari Polres Jakarta Pusat, Polda Metro, dan tim dari Brimob turun kurang lebih sebanyak 200 personel yang turun untuk membantu evakuasi terhadap korban,” tuturnya.
Petugas juga membantu menyelamatkan barang-barang warga yang masih dapat dievakuasi serta mengatur arus lalu lintas agar proses pemadaman berjalan lancar.
“Saat ini, ada 6 orang korban dalam hal ini yang sesak nafas akibat asap yang tebal dan sudah dibawa untuk pertolongan ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran,” ucapnya.
Untuk membantu para korban, kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna menyediakan lokasi pengungsian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
“Kami berkoordinasi tentunya dengan pemda setempat, dalam hal ini Wali Kota Jakarta Pusat dan PPK Kemayoran untuk menyediakan tempat evakuasi, tempat pengungsian sementara di lokasi Kebun Kosong maupun di Polres maupun di Polsek,” tuturnya.
“Kami siap untuk memberikan tempat perlindungan kepada masyarakat yang saat ini tempat tinggalnya sedang terkena kebakaran.”
Baca juga: Modus Teriak Evakuasi saat Kebakaran Kemayoran, Pria Diduga Maling Dipergoki Warga
Polisi Siapkan Tempat Penampungan
Selain menyediakan tempat pengungsian, polisi juga siap membantu mengamankan barang-barang milik warga yang berhasil diselamatkan dari lokasi kebakaran.
“Termasuk barang-barangnya, tadi kami sampaikan untuk dipindahkan saja ke Polres maupun Polsek Kemayoran,” ucap Reynold.
“Kami siap untuk menjaga dan memberikan tempat penampungan sementara kepada para korban dalam hal ini masyarakat yang terkena dampak kebakaran.”
Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah pasti warga terdampak serta penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk tersebut.
(Kompas.tv/Tribunnews)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.