Breaking News:
Majelis Perwakilan Rakyt Republik Indonesia

Bamsoet: IMI Akan Kukuhkan Komunitas Kendaraan Listrik

IMI juga akan mengukuhkan komunitas baru otomotif yang akan melakukan sosialisasi percepatan migrasi kendaraan konvensional ke listrik.

Istimewa
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) menjadikan mobil listrik Hyundai IONIQ sebagai Official Car IMI. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengungkapkan, diantara 80 persen milenial yang masuk kepengurusan IMI Pusat 2021-2024, terdapat Muhammad Afif Bobby Nasution, Hapsoro Sukmono Hadi serta Rapsel Ali, di posisi Badan Penasehat dan Darma Mangkuluhur Hotomo dan Panji Trihatmodjo di Bidang Pengembangan Kendaraan Listrik. Kehadiran anak-anak muda ini semakin memperkuat SDM dalam mempercepat pencapaian visi dan misi keluarga besar IMI, salah satunya dalam mendukung Perpres No.55/2009 yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo untuk Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan. 

"IMI juga akan mengukuhkan komunitas baru otomotif yang akan melakukan sosialisasi percepatan migrasi kendaraan konvensional ke listrik. Yakni Ahmad Sahroni (Sekretaris Jenderal IMI Pusat 2021-2024 dan Presiden Tesla Club Indonesia) sebagai Presiden Komunitas Mobil Listrik Indonesia. Serta selebritis Atta Halilintar (Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Media Sosial IMI Pusat 2021-2024) sebagai Presiden Komunitas Motor Listrik Indonesia," ujar Bamsoet usai memimpin rapat eksekutif perdana kepengurusan IMI Pusat 2021-2024, di Jakarta, Senin (15/2/21).

Turut serta hadir antara lain, Sekjen Ahmad Sahroni, Bendahara Effendi Gunawan, Wakil Ketua Umum Sadikin Aksa, Wakil Ketua Ananda Mikola, Wakil Ketua M. Riyanto, Wakil Ketua Rifat Sungkar, Wakil Ketua Irvan Bahran serta Wakil Ketua Judiarto.

Hadir pula Dewan Pembina Robert J. Kardinal, Ketua Dewan Pengawas Jeffrey JP, Wakil Ketua Dewan Pengawas Syamsul Bahri, anggota badan pengawas Bambang Rejeki, Ridwan Bobihoe dan Donald Saquarella.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, selain menjadikan mobil listrik Hyundai IONIQ sebagai Official Car, IMI bersama berbagai kalangan UMKM juga mengenalkan prototype kendaraan motor listrik Bike Smart Elektrik (BS Elektrik). Memiliki 60 persen komponen kandungan berasal dari dalam negeri, BS Elektrik menjadi salah satu pelopor industri kendaraan listrik dari dalam negeri.

"Sekaligus meramaikan pasar motor listrik di Indonesia, yang saat ini masih belum tersentuh oleh produsen dari mancanegara. Peluncuran BS Elektrik akan dilakukan dalam waktu dekat, dengan target harga jual dibawah Rp 10 juta, sehingga bisa dijangkau berbagai kalangan masyarakat," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini memaparkan, menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), hingga akhir tahun 2020 lalu setidaknya ada 143,75 juta unit motor berbahan bakar minyak yang berada di Indonesia. Sementara jumlah kendaraan mobil penumpang, mobil bus, dan mobil angkutan barang berbahan bakar minyak yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hingga tahun 2018 lalu sudah mencapai 19,8 juta unit.

"Tak heran jika selama ini subsidi BBM terus meningkat, seiring dengan peningkatan pencemaran udara akibat polusi emisi kendaraan. Dalam rentang waktu 2014-2019 saja, jumlah subsidi BBM mencapai Rp 700 triliun. Di APBN 2021, subsidi untuk BBM jenis tertentu mencapai Rp 16,6 triliun," papar Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan wakil ketua umum Pemuda Pancasila ini menuturkan, tingkat kematian akibat polusi udara di Indonesia juga cukup tinggi. Menurut Greenpeace, angka kematian dini akibat polusi udara di Indonesia sejak 1 Januari 2020 diperkirakan mencapai lebih dari 9.000 jiwa.

"Karenanya, sudah waktunya kita mulai bermigrasi menggunakan kendaraan bermotor listrik. Perawatan rendah, subsidi BBM bisa dialihkan ke sektor lainnya, serta polusi udara menurun. Jika tidak digencarkan sejak dini, Indonesia bisa tertinggal dari negara maju lainnya," tegas Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini menambahkan saat ini tercatat sekitar 7.398 klub otomotif di 34 provinsi tergabung dalam keluarga besar IMI. Per tahunnya, setidaknya IMI akan menyelenggarakan 680 kegiatan klub, 510 kegiatan IMI provinsi, 189 kegiatan kejuaraan nasional, dan 32 kegiatan seri nasional. 

"Keluarga besar IMI akan terus mengembangkan industri dan olahraga otomotif Indonesia. Kegiatan terdekat, IMI akan menfasilitasi para pembalap liar di jalanan untuk mau bertarung di sirkuit resmi dalam kejuaraan drag bike memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia. Selain menggelar kejuaraan resmi free style serta adventure off road," pungkas Bamsoet.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved