Breaking News:
Majelis Perwakilan Rakyt Republik Indonesia

Gus Jazil Ingin NU DKI Tak Seperti Bunga Teratai, Indah Tapi Kurang Mengakar

Gus Jazil- sapaan akrab Jazilul Fawaid- menyatakan komitmennya untuk memperkuat dan menata PWNU DKI.

Humas MPR RI
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. 

Sementara itu, Ketua PAC NU Jakarta Barat Agus Salim mengatakan, selama ini NU DKi lebih sering dipimpin para birokrat mulai mantan gubernur Fauzi Bowo, mantan Menpera Djan Faridz, dan Sekda almarhum Saefullah. Di bawah kendali para birokrat, menurut Agus Salim, salah satu kelemahannya adalah tersumbatnya komunikasi.

"Solusi di NU Jakarta kuncinya komunikasi. Jadi memang sebenarnya semua punya plus minus. Jadi memang sekarang (calon ketua) yang dibutuhkan komitmen dengan NU, apapun latar belakang dia," katanya.

Selain bertemu jajaran PAC NU Jakarta Barat, Gus Jazil juga melakukan silaturahim ke sesepuh NU, KH Syarifudin Abdul Ghoni di Kembangan Utara, Jakarta Barat. Kunjungan tersebut selain untuk mempererat silaturahim, juga meminta untuk didoakan terkait langkahnya maju sebagai calon ketua PWNU DKI.

Gus Jazil mengaku sangat kagum terhadap Kiai Syarifudin Abdul Ghoni yang sanat keilmuannya tercatat hingga Rasulullah SAW. Bahkan, kitab karangannya yang berisi mengenai berbagai hadis dan penjelasannya, dicetak di Arab Saudi.

Selepas dari kediaman Kiai Syarifudin, pada Selasa malam, Gus Jazil juga bersilaturahim ke Ranting NU Kwitang, Kecamatan Senen. Kegiatan tersebut selain untuk bersilaturahim, juga dimaksudkan untuk menjaring aspirasi dari bawah bagaimana membangun NU DKI kedepan.

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji ini disambut dengan lantunan salawat Nabi serta ikut secara langsung mengaji kitab "Kaifa Takunu Ghoniyan" atau Cara Cepat Menjadi Kaya karya Al Habib Muhammad Bin Alawi Alaydrus dan Kitab Risalah Ahlusunnah Wal Jamaah yang ditulis Hadratus Syekh KH Hasyim Asy'ari.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved