In Memoriam KA Parahyangan
Boediono Tak Ikut Campur Soal Pemberhentian KA Parahyangan
Kereta Api (KA) Parahyangan jurusan Jakarta- Bandung hari Selasa (27/4/20
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Kereta Api (KA) Parahyangan jurusan Jakarta- Bandung hari Selasa (27/4/2010) nanti akan resmi berhenti operasi atau dimatikan. Kereta yang sudah beroperasi sejak tahun 1971 akan diganti menjadi KA Malabar jurusan Bandung-Malang. Salah seorang yang tak mungkin bisa melupakan jasa KA Parahyangan adalah Wakil Presiden RI Boediono.
Hari Jumat, 15 Mei 2009, Boediono beserta 62 orang anggota rombongan berangkat dari Stasiun Gambir menuju Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung dengan menumpang kereta Parahyangan. Kala itu, Boediono akan mendeklarasikan diri menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pemilu Presiden (Pilpres) Juli 2009.
Hasilnya, Boediono sukses menampuki kursi RI-2.Bagaimana tanggapan Boediono atas rencana KA Parahyangan yang umurnya tinggal dua hari lagi? Juru bicara Boediono Yophie Hidayat mengatakan, saat Boediono menumpang KA dengan harga tiket Rp 52.000/orang tersebut, tak ada kenangan khusus darinya.Turut mendampingi Boediono ketika itu sang istri tercinta, Herawati yang duduk mendampingi Boediono.
Lantaran tidak memesan kereta khusus atau kereta wisata, rombongan yang didampingi Rizal Mallarangeng, ekonom seperti M Ikhsan dan Raden Pardede serta kerabat dekat Boediono duduk di gerbong biasa yang bercampung dengan penumpang lainnya.
"Nggak ada ada cerita apa-apa bagi Pak Boediono saat naik Kereta Parahyangan. Ya seperti penumpang yang lainnya, ya naik kereta ya begitu itu," jelas Yopie Hidayat kepada Tribunnews.com di Jakarta.
Mengenai pemberhentian operasi KA Parahyangan, Yophie tak mau berkomentar. "Kalau soal penghentian operasi kereta Parahyangan, itu wewenang pihak kereta api dan bukan wewenang Wakil Presiden," tegas Yopie.Yopie mengaku, dengan adanya penghentian operasional kereta KA Parahyangan merupakan jalan yang terbaik agar PT KA tidak merugi terus menerus. "Kalau rugi terus menerus ya mestinya dihentikan. Pak wapres tidak menyesalkan dengan adanya penghentian operasional tersebut , itu langkah yang posisitif diambil KA. Itu kebijakan yang benar," imbuhnya.
KA Parahyangan merupakan KA legendaris yang melayani jalur Jakarta - Bandung . KA Parahyangan mencapai puncak kejayaanya pada tahun 1990-2004. Namun okupansi penumpangnya menurun drastis setelah dibukanya Tol Cipularang dibuka.Data terakhir, KA Parahyangan mengalami kerugian Rp 36 miliar per tahun akibat okupansinya yang tinggal 50 persen. KA Parahyangan akan dialihkan ke jalur Bandung - Malang PP dengan nama baru yakni KA Malabar, yang diambil dari salah satu gunung di Jawa Barat yakni Gunung Malabar di kawasan Kabupaten Bandung Barat.