In Memoriam KA Parahyangan
Pramugari KA Parahyangan Bakal Dipindah ke Agro dan Malabar
Ditutupnya rute Kereta API (KA) Parahyangan tentu saja akan berpengaruh terhadap karyawan PT KAI yang mengurus kereta tersebut termasuk Pramugari dan Pramugaranya, begitu juga dengan personil yang ada didalamnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Ditutupnya rute Kereta API (KA) Parahyangan tentu saja akan berpengaruh terhadap karyawan PT KAI yang mengurus kereta tersebut termasuk Pramugari dan Pramugaranya, begitu juga dengan personil yang ada didalamnya.
Berdasarkan penuturan seorang pramugari yang bekerja di KA parahyangan Rizky Nuraini, pramugari dan pramugara yang berada di KA parahyangan tidak akan diberhentikan tetapi akan dipindahkan menjadi dua kelompok. "Ada kelompok yaitu Jakarta dan Malang. kelompok jakarta akan bergabung pada KA Agro Gede dan Agro Wilis, sedangkan kelompok Malang akan bergabung pada KA Malabar yang baru beroperasi,"ungkapnya saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, kemarin.
Saat ditanya mengenai penutupan rute KA Parahyangan, Rizky merasa kurang setuju dengan hal tersebut, soalnya menurutnya KA Parahyangan memiliki aset dan yang lebih banyak dibandingkan Kereta Agro. "Kereta Parahyangan asetnya lebih banyak dibandingkan dengan Kereta Agro, baik dari segi keuangan, pendapatan, resorasi, dan baggage car,"ungkapnya. Dengan adanya KA Malabar nanti, menurutnya kereta tersebut sangat bagus karena ongkosnya murah.
"Kereta tersebut bagus karena harga tiketnya murah, tapi sayang ada satu gerbong yang akan disatukan antara eksekutif dan ekonomi,"ujar Rizky. Sebelumnya sempat diberitakan, terhitung sejak 30 April 2010 nanti, PT KAI akan resmi mengoperasikan kereta api jurusan Bandung-Malang. Kereta Api yang diberi nama KA Malabar (Malang-Bandung Raya) ini akan menggunakan rangkaian kereta api bekas KA Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta Gambir yang akan dihentikan operasinya tanggal 27 April 2010.