Ali Sadikin Diabadikan Jadi Nama Jalan di Sumedang
TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin akan diabadikan menjadi nama jalan di kota kelahirannya, Sumedang, Jawa Barat. Sebelumnya di Jakarta, Bang Ali, panggian akrabnya, diusulkan menjadi Pahlawan Nasional oleh Pemprov Jabar, Jakarta, dan Pemkab Sumedang.
"Selain diusulkan menjadi Pahlawan Nasional, Bang Ali juga akan dijadikan nama jalan di Sumedang. Ini sebagai bentuk penghormatan dan menjadikan monumen," kata Bupati Sumedang Don Murdono kepada Tribun, Kamis (6/5/2010).
Dalam Seminar Nasional Pengusulan Almarhum Ali Sadikin sebagai Pahlawan Nasional di Balai Agung Balaikota Provinsi DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan, putra terbaik kelahiran Sumedang yang wafat pada usia 81 tahun itu layak menyandang gelar Pahlawan Nasional mengingat jasa-jasanya yang luar biasa bagi bangsa dan Negara Indonesia.
Bupati Sumedang Don Murdono mengatakan, jalan yang akan diberi nama Ali Sadikin itu masih dalam kajian oleh Pemkab Sumedang. Menurutnya, kemungkinan yang dipilih jalan Raya Cirebon-Sumedang di daerah Kecamatan Tomo. "Mengapa di Tomo karena ada yang menyebutkan, almarhum itu dilahirkan di Tomo," kata Don.
Tapi Don mengakui adanya yang menyebut Bang Ali dilahirkan di daerah Cangkudu, Jalan Raden Suyud, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan. "Banyak versi dalam seminar itu, ada yang berpendapat di Tomo, bahkan ada juga yang mengaku dilahirkan di Garut dan Ujungberung," kata Don.
Menurutnya, dalam seminar di Jakarta itu sempat ada yang berpendapat Sadikin, ayah Bang Ali, asalnya dari Ujungberung, Bandung. "Beliau itu mantri pertanian dan dinas di Tomo," katanya.
Sementara, Rd Ayu Salamah Gilang Purnama (91), teman semasa kecil dan saudaranya di Sumedang, menyebutkan Bang Ali dilahirkan di Sumedang. "Bapaknya Ali itu, paman saya," kata Ayu Salamah yang kerap dipanggil Umu yang rumahnya di Cangkudu, tak jauh dari rumah Bang Ali.
Bang Ali, ujarnya, dilahirkan di Sumedang 7 Juli 1927 dan menghabiskan masa kecil SD dan SMP di Sumedang. Ali sekolah di SD Jongol atau sekarang SDN Sukaraja dan di SMPN I Sumedang.
"Ketika masih kecil saja sudah dikenal dengan sebutan Maung Cangkudu. Sifat tegas dan kepemimpinan sudah terlihat sejak kecil," kenang Umu Salamah.
Raden Sadikin, orang tua Ali Sadikin memang menak Sumedang dan menjadi tokoh penting di Sumedang. Nama Raden Sadikin juga diabadikan menjadi jalan di rumah tempat tinggal dan kelahiran Ali Sadikin di Sumedang.
"Raden Sadikin itu landbouw konculent atau guru di sekolah pertanian Tanjungsari (SPMA) yang didirikan Bupati Pangeran Suriatmadja," kata Rd Achmad Wiriatmadja atau Aom Ahmad dari Yayasan Pangeran Sumedang.
Raden Sadikin ini memiliki lima anak, Hasan Sadikin yang namanya diabadikan menjadi nama rumah sakit di Bandung, Husen Sadikin, Ali Sadikin, Abubakar Sadikin dan Said Sadikin. "Ali itu anak ketiga. Kalau bermain seperti juga anak-anak kecil," kenang Umu.(*)