Jumat, 23 Januari 2026

Penggerebekan Teroris

Dana Teroris Senilai Rp 1 Miliar

Mabes Polri mengklaim dana kelompok teroris untuk menjalankan niatnya mencapai sekitar Rp 1 miliar. Polri mengaku telah menemukan asal aliran dana teroris itu.

Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Mabes Polri mengklaim dana kelompok teroris untuk menjalankan niatnya mencapai sekitar Rp 1 miliar. Polri mengaku telah menemukan asal aliran dana teroris itu.

"Aliran dana dari simpatisan jaringan teroris senilai Rp 1 miliar. Data-data dari mana mengalir kemana dan untuk siapa saja sudah kami tahu," ujar Kapolri, Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/5/2010).

Dana Rp 1 miliar itu dikatakan Kapolri, tidak ditemukan berasal dari luar negeri. Menurut dia, aliran dana itu berasal dari tiga nama yaitu Abdul Haris di Jakarta sebesar Rp 400 juta, dari Hariadi Usman di Bekasi sebesar Rp 150 juta, dan dari dr. Syarif Usman di Rangkas Bitung sebesar Rp 200 juta. Sisanya, Densus 88 menemukannya di tempat penggerebekan tersangka Maulana di Cawang.

"Di tempat almarhum Maulana Rp 250 juta, berbentuk ringgit, rupiah, dan dolar," katanya.

Uang Rp 1 miliar itu sendiri akan dialokasikan  untuk membeli persenjataan. "Akan digunakan untuk membeli senjata, amunisi, dan sebagainya," tambahnya.

Adapun, dana Rp 1 miliar itu dikatakan Kapolri, diantaranya berbentuk US$ 1oo sebanyak 100 lembar, RM 50 sebanyak 130 lembar, RM 100 sebanyak 50 lembar, dan RM 10 sebanyak satu lembar serta lainnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved