Jenazah Pance Diberangkatkan ke Lokasi Kremasi Nirwana
Prosesi ibadah pelepasan jenazah Pance F Pondaag sudah selesai dilaksanakan. Baru saja jenazah diberangkatkan ke lokasi kremasi Nirwana Marunda Jakarta Utara, Minggu (6/6/2010).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Prosesi ibadah pelepasan jenazah Pance F Pondaag sudah selesai dilaksanakan. Baru saja jenazah diberangkatkan ke lokasi kremasi Nirwana Marunda Jakarta Utara, Minggu (6/6/2010).
Paul Pondaag (24), anak tertua Pance memegang foto memimpin jalannya keberangkatan jenazah ayahnya itu. Para kerabat juga ikut mengantarnya dengan iringan kendaraan roda empat.
Tepat pukul 10.30 WIB, Jenazah Pance diberangkatkan ke lokasi kremasi Nirwana, Marunda, Jakarta Utara. Acara kremasi di lokasi kremasi Nirwana akan berlansung pukul 13.00. "Kremasinya jam 13.00. Soalnya, di sana ngantri," ujar seorang kerabat Yahya, Minggu, (6/6/2010), di rumah duka, RS Atmajaya, Jalan Pluit Raya No.2, Jakarta Utara.
Pance meninggal dunia pada usia 59 tahun setelah terserang stroke pada Kamis, 3 Juni lalu, di rumahnya, Pluit Barat 1, Jakarta Utara. Ia meninggalkan seorang istri bernama Jaty Lizal dan tiga anak yaitu, Paul Pondaag (24), Prisillia Pondaag atau Putri (22), dan Patricia Pondaag atau Tasya (16).