Aktivis Kemanusiaan Diserang
Euis Relakan Surya ke Palestina
Euis Hidayati, istri dari relawan Indonesia yang juga wartawan Hidayatullah, Surya Fachrizal mengaku tidak takut ditinggal suaminya pergi ke Palestina untuk memperjuangkan rakyat di Jalur Gaza dari penjajahan Israel.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Euis Hidayati, istri dari relawan Indonesia yang juga wartawan Hidayatullah, Surya Fachrizal mengaku tidak takut ditinggal suaminya pergi ke Palestina untuk memperjuangkan rakyat di Jalur Gaza dari penjajahan Israel.
"Insya Allah saya dukung, " ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenetrian Luar Negeri, Jakarta, Senin(21/6/2010).
Menurut Euis, meski sewaktu pertama kali terjadi agresi Israel di kapal Mavi Marmara dirinya merasa cemas dan khawatir, namun ia tetap rela melepas suaminya berjuang memerdekakan rakyat Palestina.
Saat ditanyakan, terkait kapan pertama kali Euis menerima kabar tentang penyerangan armada misi kemanusian Flotilla ke Jalur Gaza, alumni dari IISIP Jakarta tersebut mengaku mengetahui dari televisi.
"Saya waktu itu tahu kabar dari running text di televisi,waktu tahu berita itu saya langsung telepon pemred Hidayatullah, saya cemas waktu itu, " tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Surya Fahrizal, wartawan Hidayatullah menjadi korban atas serangan tentara Israel di atas kapal misi kemanusiaan Palestina bernama Mavi Marmara.
Surya mengalami luka tembak di dada dan tembus hingga tulang rusuk. Saat ini kondisi Surya sudah semakin membaik namun masih dirawat di RSPAD.