Aktivis Kemanusiaan Diserang
Putra Pertama Surya: Ayah Mana?
Abdillah(2) putra pertama Surya Fahrizal, relawan Indonesia yang menjadi korban agresi Israel di kapal Mavi Marmara selama kejadian selalu menanyakan keberadaan ayahnya. Hampir tiap hari bocah ini tak berhenti menanyakan kemana ayahnya pergi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Abdillah(2) putra pertama Surya Fahrizal, relawan Indonesia yang menjadi korban agresi Israel di kapal Mavi Marmara selama kejadian selalu menanyakan keberadaan ayahnya. Hampir tiap hari bocah ini tak berhenti menanyakan kemana ayahnya pergi.
"Ayah mana, kok nggak ada, " ujar Euis menirukan celoteh buah hatinya.
Euis saat ditemui di Kantor Kementerian Luar Negeri, Senin(21/6/2010), mengaku kebingungan juga menjawab pertanyaan dari putranya tersebut. Perempuan ini tak kuasa menahan kesedihannya dan berupaya menjawab, meski sulit mencarikan alasan yang tepat.
Akhirnya, lanjut Euis, dirinya mencoba menjelaskan kepada anaknya, bahwa suaminya sedang pergi bekerja. "Ayah sedang bekerja, " jelasnya.
Euis juga menceritakan, Surya memang tidak pernah memberikan kabar kepada seluruh keluarga di Indonesia selama peristiwa terjadi. Surya baru menginformasikan kondisi dan keberadaannya sewaktu berada di Yordania.
"Waktu di Yordania, baru suami saya rajin memberi kabar melalui telepon, " tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Surya Fahrizal, wartawan Hidayatullah menjadi korban atas serangan tentara Israel di atas kapal misi kemanusiaan Palestina bernama Mavi Marmara.
Surya mengalami luka tembak di dada dan tembus hingga tulang rusuk. Saat ini kondisi Surya sudah semakin membaik namun masih dirawat di RSPAD.