Selasa, 9 Juni 2026

Aktivis Kemanusiaan Diserang

Relawan Harus Siap Gagal

Nurfitri Taher, relawan Indonesia yang sempat ditahan dan diserang oleh tentara Israel, hingga saat ini belum menemukan jawaban yang pasti, bagai mana caranya untuk kembali mengirimkan bantuan tanpa potensi diserang kembali oleh tentara Israel.

Tayang:
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso P

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nurfitri Taher, relawan Indonesia yang sempat ditahan dan diserang oleh tentara Israel, hingga saat ini belum menemukan jawaban yang pasti, bagai mana caranya untuk kembali mengirimkan bantuan tanpa potensi diserang kembali oleh tentara Israel.

"Israel itu kan bangsa yang diakhir jaman bangsa yang paranoid, kita enggak bisa memperdiksi mereka akan melakukan apa" tutur Nurfitri usai konfrensipersnya di kantor Mer-Cm Jakarta Pusat, Senin (21/06/2010) .

Ia yang menuturkan tidak gentar untuk kembali lagi ke Gaza menyarankan bahwa bagi siapapun yang hendak kembali ke Gaza untuk mempersiapkan diri, karena sejumlah kemungkinan burk dapat saja terjadi.

"Relawan harus mempersiapkan diri dengan pengetahuan akan hukum internasional, jadi kalau berurusan sam Israel ia tahu apa haknya, dan ia berhak menolak perlakuan Israel yang tidak sesuai hukum" kata Nurfitri

Nurfitri ketika ditahan oleh tentara Israel mengaku bawha setiap ada kesempatan ia kerap berusaha untuk tidak menjaab pertanyaan tentara-tentara Israel, karena ia tahu bahwa hukum Internasional memberi hak untuk setiap orang mendapatkan pengacara.

"relawan harus siap untuk dengan kemapuan survival, soalnya kita enggak tau apa yang kita hadapi, dan relawan juga harus siap untuk gagal, soalnya Israel bisa aja melanggar hukum internasional" pungkas Fitri

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved