Aktivis Kemanusiaan Diserang
Dokter Israel Biarkan Peluru Bersarang di Tubuh Surya
Perlakukan dokter di Israel dan Yordania dirasa amat mencurigakan. Pasalnya, sangat tidak mungkin jika mereka tidak mengetahui adanya peluru yang bersarang di tubuh Surya yang mestinya dikelaurkan.
Perlakukan dokter di Israel dan Yordania dirasa amat mencurigakan. Pasalnya, sangat tidak mungkin jika mereka tidak mengetahui adanya peluru yang bersarang di tubuh Surya yang mestinya dikelaurkan.
"Saya tidak tahu persis mengapa pihak rumah sakit Jordan tidak merontgen bagian pinggang Surya," ujar Dr Agus Hadian Rahim MD dari RSUP Hasan Sadikin Bandung yang mendampingi Surya ketika berada di Amman, Yordania.
Dr Agus baru mengetahui adanya peluru itu setelah melihat hasil rontgen di RSPAD berdasarkan saran yang ia berikan. Peristiwa ditemukannya peluru di tubuh Surya menimbulkan tanda tanya besar terhadap operasi yang dilakukan oleh rumah sakit Israel. Apa yang mereka lakukan? Pertanyaan serupa juga dilayangkan oleh Duta Besar RI untuk Jordania, Zainulbahar Noor. Lewat pesan singkat (SMS) yang dikirim ke Hidayatullah Media, Zainul mengatakan, "Sebuah pertanyaan besar (di benak kita), mustahil dokter Rumah Sakit Israel tidak mengetahui masih adanya peluru di pinggul Surya. Apa maksud mereka? Apakah mereka ingin membunuh (Surya) secara pelan-pelan, " katanya.
Israel lagi-lagi bikin ulah. Patut untuk curiga kepada mereka mengingat beberapa relawan Mavi Marmara dinyatakan positif terkena arsenik, bahan yang sangat berbahaya bagi tubuh. Semoga perbuatan keji yang mereka lakukan akan mendapatkan balasan yang setimpal.