Rekening Gendut Perwira Polisi
IPW Desak Polri Periksa Mantan Kapolri Sutanto
Indonesian Police Watch (IPW) berharap polri bisa memeriksa mantan Kapolri Jenderal (Pol) Suanto, terkait rekening gendut milik perwira polisi.
Akhir-akhir ini pemberitaan media tentang rekening gendut milik perwira polisi terus digulir. "Ya sebenarnya kalau kita lihat kasus ini kan kasus lama. Kasus tahun 2003 yang kemudian terkuak lagi," ujar ketua Presidium IPW, Neta S Pane, kepada Tribunnews, Sabtu (3/7/2010).
Menurut Neta, terkuaknya kembali rekening-rekening dimaksud tidak lepas dari bursa pencalonan Kapolri yang telah mulai diperebutkan saat kini. Saling sikut antara calon Kapolri, duganya, merupakan motif di balik keluarnya kembali ‘rekening gendut perwira’ itu.
"Ini terkuak lagi karena bagian dari perang bintang dalam rangka untuk mencari pengaruh memperebutkan posisi Kapolri," katanya.
Kala itu, mantan Kapolri Jenderal Pol Sutanto telah memerintahkan anak buahnya untuk mengkarifikasi dan mengusut tudingan adanya kepemilikan rekening mencurigakan milik 15 perwira Polri.
"Sutanto bilang sudah clear, kenapa muncul lagi," ucapnya.
Oleh karena itu, saran Neta, Polri harus kembali mengusut dan mengklarifikasi masalah rekening mencurigakan milik perwira Polri secara tuntas. Dan, untuk itu Kapolri dapat membentuk tim baru.
"Siapapun timnya itu harus panggil dan periksa Sutanto lagi untuk meminta menjelaskan ini. Kalau katanya (Sutanto) sudah selesai, bagaimana selesainya. Kalau benar-benar belum (selesai), diselesaikan," sarannya.