Rabu, 10 Juni 2026

Penganiayaan Aktivis ICW

Benarkah AKBP S Temui Tama?

Benarkah AKBP S yang diduga bertemu aktivis ICW, Tama Satya Langkun sebelum terjadinya penganiayaan? Ini akan diselidiki.

Tayang:
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan penyelidikan kebenaran AKBP S yang diduga bertemu aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW), Tama Satya Langkun sebelum terjadinya penganiayaan itu.

"Pertama AKBP S itu siapa? Apakah benar anggota kepolisian, tentu penyidik akan mengkroscek info itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (22/07/2010).

Boy menyampaikan semua data informasi mengenai kejadian penganiayaan aktivis ICW akan diolah dan diuji kebenarannya. "Kita akan uji validitas informasi itu, apakah keliru atau benar," tukas Boy.

Sebelumnya seperti dilansir, pada pukul 21.00 WIB sebelum Tama menonton bareng piala dunia bersama Khadafi, sekelompok polisi salah satunya AKBP S mendatangi ICW.

Saat itu, Rabu (07/07/2010) AKBP S ingin bertemu Tama secara personal dan dikatakan dalam pertemuan itu, Polisi ingin menjalin hubungan baik dengan ICW dan berbicara tentang rekening gendut.

Terkait rekening itu AKBP berbicara kepada Tama bahwa pelemparan bom molotov di majalah Tempo itu kurang lebih ada kaitannya dengan Tama, Karena aktivis itu adalah orang yg melapor ke satgas adanya rekening gendut. AKBP S juga bilang ke Tama

"Nanti kalau ada apa-apa hubungi saya saja," ujar AKBP S saat itu pada Tama.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved