Wartawan Kompas Meninggal
Bang Ful Ingin Punya Rumah di Pegunungan Meratus
Kecintaan wartawan Kompas M Syaifulah pada alam semasa hidupnya memang sangat besar. Dia punya rencana membeli tanah di pegunungan Meratus
Saking cintanya pada alam Kalimantan yang menjadi tempat lahir dan tugasnya, sebelum meninggal, Bang Ful (demikian, dia biasa disapa oleh rekan sesama wartawan) sempat ingin memiliki rumah di kaki pegunungan Meratus Kalsel. Dia ingin mengisi hari tuanya menyatu dengan alam bersama kearifan masyarakat adat Dayak di Kecamatan Loksado (kecamatan yang tak jauh dari tempat lahirnya) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalimantan Selatan.
Ini disampaikan Kepala Biro Kalimantan, di sela tugas jurnalistiknya pada Donnys Sophandi. Bang Ful mengatakan pada Donny yang juga redaktur foto Banjarmasin Post Group (grup Tribun), sekitar tiga bulan lalu pernah berencana membeli tanah di Loksado.
Bersama Donny, Bang Ful sudah bertanya-tanya pada warga sekitar berapa harga tanah di sekitar Tanuhi di Kecamatan Loksado untuk penginapan kecil kecilan. Iful juga ingin berkebun, menggarap tanah, tidak untuk ditambang.
"Satu kata yang membuat saya menangis kalau mengenang keinginan bang Ful. Rencana setelah pensiun beliau berencana menggarap lahan yang dibeli di Loksado. Bikin rumah, penginapan sambil berkebun di Loksado. Untuk hari tua, nyaman bulik (enak balik) ke kampung," kata Donny Sophandi mengenang kata-kata terakhir sahabatnya itu.