Wartawan Kompas Meninggal
Keluarga Syaiful Tunggu Kedatangan Jenazah
Jenazah M Syaifullah saat ini dalam perjalanan dari Balikpapan menuju rumah orangtuanya di Kota Kandangan Kabupaten HSS Kalsel.
TRIBUNNEWS.COM , KANDANGAN - Jenazah M Syaifullah saat ini dalam perjalanan dari Balikpapan menuju rumah orangtuanya di Kota Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalimantan Selatan. Keluarga pun mulai mendatangi rumahnya menunggu kedatangan jasad wartawan Kompas itu.
Sontak rumah orangtuanya di Jalan Simpang Lima, Tumpang Talu Kandangan Barat Kabupaten HSS, ramai didatangi para pelayat yang datang. Tampak sanak keluarga dan warga sekitar mendatangi rumah yang akan menjadi tempat persemayaman sebelum dimakamkan Selasa (27/7/2010) pagi di samping makam ayahnya di Tumpang Talu.
"Kami dan keluarga menunggu kedatangan keluarga di rumah orangtuanya. Besok setelah datang dari Balikpapan, Insya Allah jenazah akan segera dimakamkan," kata Riduan, paman Syaifullah.
Syaiful adalah anak tertua dari pasangan H Sabran dan Hj Mahrita. Kedua adiknya, Noor Aida (37) yang psikiater RSCM Jakarta dan Gajali Rahman (26), lulusan arsitek Unlam Banjarbaru.
Jenazah Iful diberangkatkan ke Banjarmasin lewat jalan darat diiringi istri, kedua anaknya, serta seluruh rekan-rekannya meninggalkan rumah sakit sekitar pukul 21.15 Wita.
Turut serta dalam rombongan tersebut adalah Trias Kuncahyono, Wakil Pemimpin Redaksi Kompas; Hariyadi, Redaktur Biro Daerah Kompas; Tri Haryono, Sancuk, dan Achmad Subechi, Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim. Rencananya, jenazah akan melewati penyeberangan fery Balikpapan-Penajam sebelum kembali melanjutkan jalan darat ke Kandangan melalui Penajam.