Rabu, 10 Juni 2026

Ada Calon KY Lakukan Pelecehan Seksual dan Selingkuh

Hasil investigasi ICW menemukan 28 dari 40 calon komisoner Komisi Yudisial yang lolos seleksi pembuatan makalah mempunyai banyak masalah.

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan 28 dari 40 calon komisoner Komisi Yudisial (KY) yang lolos seleksi pembuatan makalah ternyata mempunyai banyak masalah.

Setidaknya, ICW menemukan 39 temuan dalam investigasi tersebut. Dua di antara calon tersebut, didapati pernah melakukan pelecehan seksual dan perselingkuhan. "Ini berdasarkan hasil invetigasi lapangan, dan melihat perilaku dia selama ini lapangan. Dua kejadian itu dilakukan dua calon berbeda dan belum pernah dilaporkan ke kepolisian," ujar peneliti hukum ICW Donald Fariz di kantor ICW, Jakarta, Minggu (29/8/2010).

Namun, Donald enggan menyebut nama calon yang melakukan kedua perbuatan tercela tersebut.

Yang jelas, apabila si calon pernah melakukan kedua perbuatan tercela itu, maka akan mempengaruhi kerjanya jika dia terpilih kelak. "Artinya, mereka ada problem moral dan integeritas," ujarnya.

Donald mengatakan, 39 temuan itu di antaranya si calon berkarier politik, kekayaan di luar kewajaran, melakukan nepotisme, plagiat, serta lalai saat bekerja di lembaga negara.

Investigasi dilakukan karena dimintai bantuan oleh Panitia Seleksi KY dalam rangka seleksi jejak rekam atau profil assasment profil. Langkah dalam investigasi selama seminggu ini, di antaranya penelusuran calon melalui media massa, klarifikasi dan konfirmasi data calon, wawancara informan yang mengenal calon, wawancara calon, dokumentasi (foto) harta kekayaan calon, serta melakukan penelusuran lapangan.

"Penelusuran lapangan ini menyangkut lingkungan kerja, rumah, dan kondisi keluarga. Jadi, investigasi kita independen," tandasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved