Kerusuhan Buol
Polri Duga Ada Kelalaian Anggotanya
Mabes Polri tak menampik adanya kelalaian anggotanya di Polsek Biau hingga mengakibatkan Kashmir tewas di dalam tahanan Polsek tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri tak menampik adanya kelalaian anggotanya di Polsek Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, hingga mengakibatkan Kashmir tewas di dalam tahanan Polsek tersebut. Oleh karenanya, Polri akan mengirimkan tim untuk memeriksa polisi petugas jaga yang ada di kantor Polsek saat Kashmir tewas di tahanan tersebut.
"Ada kadar kelalaiannya. Itu gampang saja, mungkin polisinya teledor," Kata Kabid Penum Polri Kombes Marwoto Soeto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/9/2010).
Polri juga mengakui jika anggota melayangkan tembakan dengan peluru tajam ke arah kerumunan warga yang melakukan aksi pelemparan. Namun, Polri mamastikan langkah penembakan itu dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
"Kita sudah melakukan pengamanan sesuai prosedur, tidak langsung main tembak. Kan sebelum peluru tajam sudah ada pemberitahuan, tembakan ke udara dan peluru karet. Terjadi pembelaan dari polisi dengan tembakan peringatan dan peluru nyasar, akhirnya masyarakat ada yang tewas dan luka," jelasnya.
Marwoto sendiri memastikan jika situasi di Biau sudah kondusif setelah bantuan satu pleton personel dari Polres ikut diterjunkan di sana. Selain itu, satu kompi satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah juga sedang dalam perjalanan ke lokasi untuk membantu pengamanan.
Polisi juga telah merangkul Muspida, tokoh masyarakat, TNI, dan warga setempat untuk membahas insiden itu dan mencari penyelesaiannya.(*)