Sidang Kompol Arafat
Arafat: Saya Lihat langsung Pambudi Terima Rp 1 Miliar
Fakta baru terkuak dalam pemeriksaan terdakwa penyuapan Komisaris Polisi Mohd Arafat Enanie di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fakta baru terkuak dalam pemeriksaan terdakwa penyuapan Komisaris Polisi Mohd Arafat Enanie di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010). Arafat menyebut mantan Kanitnya, Kombes Pol Pambudi Pamungkas menerima Rp 1 miliar dan uang itu tidak turun ke bawahannya.
Menurut Arafat, waktu itu Haposan memberikan Pambudi 50 ribu dollar AS, tapi mengeluh lantaran kurang. Akhirnya Pambudi juga mendapat tambahan 50 ribu dollar AS. "Kanit Kombes Pambudi terima Rp 1 miliar. Saya lihat sendiri di depan mata," ujar Arafat.
Ketika ditanya ketua majelis hakim Haswandi, berapa kemudian yang dibagi Pambudi, Arafat mengaku tak menerima. "Tidak dibagi pak. Pambudi sudah terkenal kalau (uang) sudah di tangan beliau tidak turun ke bawah," sambungnya. Itulah yang membuat Arafat mengatakan Pambudi tak jujur.
Diketahui, Pambudi menjabat sebagai Kanit III bidang Pajak dan Asuransi. Haposan menurut Arafat, pernah meminta langsung Pambudi untuk ijin melanjutkan pemeriksaan Gayus di luar saja. Bahkan Haposan mengatakan kepada Arafat dari jarak empat meter untuk hentikan penyidikan.
Akhirnya, Arafat tak percaya begitu saja Haposan dan datangi ruangan Pambudi. "Pak (Pambudi) ini saya sedang meriksa Gayus, Haposan minta keluar. Dijawab ya udah kamu periksa di luar. Konfirmasi pak (hakim) demi Allah," papar Arafat ketika ditanya apakah dia konfirmasi soal pemeriksaan di luar itu.