Rabu, 10 Juni 2026

Sidang Kompol Arafat

Penyidik Tak Rekam Roberto Suap Arafat

Mantan penyidik tim independen Mabes Polri AKP Nya'mun Makram mengatakan tidak merekam pemeriksaan Roberto

Tayang:
Penulis: Y Gustaman
Editor: Prawira
Laporan wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan penyidik tim independen Mabes Polri AKP Nya'mun Makram mengatakan tidak merekam pemeriksaan Roberto Santonius saat diperiksa sebagai saksi untuk Kompol Mohd Arafat Enanie. Dalam BAP 6 Mei 2010, poin 56 Roberto mengatakan telah memberi Arafat Rp 100 juta. Kalau tidak dia akan jadi tersangka.

Tidak adanya rekaman pemeriksaan Roberto, menurut Nya'mun karena kamera laptop yang dipakai penyidik tidak berfungsi. Atas dalih itu, pemeriksaan Roberto juga tidak terekam. Termasuk pada poin 55 dan 56 yang menjelaskan ada upaya pemerasan oleh Arafat dan pernyataan Roberto memberi Rp 100 juta ke Arafat.

"Waktu itu kami buat namun komputer kami tidak bisa melakukan perekaman. Laptop kami tidak bisa merekam proses pemeriksaan itu. Permasalahan di laptop kami. Awalnya kami setting tapi tak bisa," terang Nya'mun bersaksi untuk Arafat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010).

Ketua majelis hakim Haswandi tidak begitu saja percaya dan melanjutkan pertanyaannya, apakah khusus pertanyaan penyidik dan pernyataan Roberto pada poin 55 dan 56 direkam. "Tidak pak. Tidak bisa (direkam)," sambungnya.

Keterangan Nya'mun bertolak belakang. Mengingat dalam persidangan sebelumnya, saksi verba lisan AKBP Nico Afinta berjanji akan menghadirkan rekaman di mana Roberto Santonius mengatakan telah memberi Kompol Mohd. Arafat Enani Rp 100 juta di parkir Senayan City.

Saat itu rekaman sempat dibuka. Lantaran videonya berdurasi panjang, belum ditemukan pada adegan mana Roberto menyatakan telah memberi uang ke penyidik. Nico adalah pengawas Nya'mun dalan menyidik saksi untuk Arafat. Hal itu diakui sendiri oleh Nya'mun dalam kesaksiannya tadi.

Hanya saja, Haswandi sebelum menskor sidang meminta jaksa penuntut umum untuk memperlihatkan video. Belum diketahui video mana, apakah video pemeriksaan Roberto atau video lainnya. Karena di tengah sidang, layar sekaligus proyektornya masih berdiri untuk sidang selanjutnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved