Jumat, 29 Agustus 2025

Demo Setahun SBY Boediono

Kami Tak Takut Ancaman Tembak di Tempat

Sekjen Liga Mahasiswa Nasional Demokrat (LMND) Agus Priyanto menegaskan, aksi yang akan dilakukan oleh elemen organisasi masyarakat

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Prawira
zoom-inlihat foto Kami Tak Takut Ancaman Tembak di Tempat
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Ilustrasi aktifis sedang berdemonstrasi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen Liga Mahasiswa Nasional Demokrat (LMND) Agus Priyanto menegaskan, aksi yang akan dilakukan oleh elemen organisasi masyarakat, dan kemahasiswaan yang tergabung dalam Persatuan Oposisi Nasional bertepatan dengan satu tahun umur pemerintahan SBY-Boediono di depan Istana Negara besok, akan berlangsung damai.

"Rencana tembak ditempat, bagi kami adalah bentuk dari ketakutan Presiden SBY sendiri yang takut digugat atas kegagalan menjalankan pemerintahan ini. Kami anggap pemerintah  gagal menjalankan amanat rakyat. Kami tak takut ancaman ditembak, karena aksi kami adalah aksi damai," kata Agus Priyanto, Selasa (19/10/2010), saat menggelar jumpa pers terkait rencana aksi Rabu (20/10/2010) besok.

"Perintah tembak di tempat adalah bagian dari paraniod pemerintah karena pemerintah selalu memutarbalikkan fakta. Mengklaim angka kemiskinan menurun yang sebenarnya tak sesuai dengan fakta. Kami tegas pemerintahan SBY-Boediono," tegasnya lagi.

Ditegaskan pula, aksi demonstrasi besar yang dilakukan adalah bagian dari gelombang kekecewaan rakyat terhadap pemerintahan SBY-Boediono. "Ketakutan pemerintah, penguasa yang dungu saat masyarakatnya mengungkapkan aspirasinya," tegasnya.

Dipastikan, ribuan massa dari berbagai elemen akan melakukan aksi turun ke jalan bertepatan dengan satu tahun pemerintahan SBY-Boediono. Aksi yang akan dilakukan ini, akan mengusung satu tema; Rezim SBY-Boediono gagal.

Para elemen massa yang akan melakukan aksi antara lain; Petisi 28, GMNI, PMKRI, Repdem, IMM, GR2B, LMND, PRD, Jaman,  BEM Mercu Buana
yang tergabung dalam Persatuan Oposisi Nasional.

Kemudian, BEM se Indonesia, Aliansi Buruh Menggugat (ABM) serta beberapa elemen masyarakat lainnya dari kalangan buruh,tani,nelayan, organisasi mahasiswa dan LSM yang lain.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan