Bom di Kalimalang
Kapolda: Orang Stres kok Bawa Bom?
Hasil pemeriksaan psikologi terhadap pelaku bom Kalimalang menyebutkan tersangka mengalami gangguan jiwa. Tapi polisi tetap memprosesnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Psikolog yang membantu Polda Metro Jaya dalam pemeriksaan pelaku bom Kalimalang, Ahmad Bin Abu Ali, telah memberikan hasilnya kepada penyidik. Hasil pemeriksaan menyebutkan pelaku mengalami gangguan jiwa. Namun, polisi tidak percaya begitu saja dan akan tetap melakukan pendalaman penyidikan terhadap Ahmad.
"Dari hasil pemeriksaan psikologi memang ada gangguan jiwa, tapi kita akan tetep dalami, karena orang stres kok bawa bom?" ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman usai mengikuti Upacara Sertijab di Mako Brimob Kelapa Dua, Rabu (27/10/2010).
Sutarman mengatakan, pelaku saat ini telah ditahan di Mapolda Metro Jaya. Penyidik juga akan melakukan pengembangan terhadap Abu.
Sebelumnya Ahmad Bin Abu Ali membawa bom dengan menggunakan sepeda onthel dan meledak di depan Pasar Sumber Artha, Pondok Kelapa, Kalimalang, Jakarta Timur, Kamis (30/10). Akibatnya Abu terluka cukup parah di bagian leher, dada dan tangan.
Bom juga mengenai tubuh polisi lalu lintas AKP Heri. Bom tersebut berkomposisi karbit, mesiu, paku 5 cm dan paku 7 cm. Barang bukti yang diamankan adalah tali rapiah, paku, sisa handak, bubuk mesiu, karbit, tiga paralon, empat pecahan priuk nasi, dan tas warna hitam.(*)