Senin, 26 Januari 2026

Bocoran Wikileaks Seputar SBY

JK Diberitakan Menyuap, Golkar Kaget

Golkar terkejut atas bocoran dari Wikileaks yang menyebutkan Jusuf Kalla melakukan suap untuk menjadi Ketua Umum pada Kongres Partai Golkar 2004

Editor: Gusti Sawabi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Partai Golkar terkejut atas bocoran dari Wikileaks yang menyebutkan mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla melakukan suap untuk menjadi Ketua Umum Golkar dalam Kongres Partai Golkar 2004. Tidak tanggung-tanggung, Kalla menghabiskan dana sebesar 6 juta US dollar atau sekitar Rp 54 miliar dengan kurs Rp 9.000.

"Oh ya?" ujar Ketua DPP Partai Golkar, Aziz Syamsuddin saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat(11/3/2011).

Menurut Aziz, pemerintah diminta harus segera mengecek kebenaran pemberitaan tersebut. "Pemerintah harus mengecek ke para pihak tentang kebenaran atas pemberitaan tersebut," jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla disebut-sebut telah melakukan suap untuk menjadi Ketua Umum Golkar dalam Kongres Partai Golkar 2004. Tidak tanggung-tanggung, Kalla menghabiskan dana sebesar 6 juta US dollar atau sekitar Rp 54 miliar dengan kurs Rp 9.000.

Demikian ditulis Asia Sentinel, Jumat (11/3/2011). Situs ini turut memuat berita tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dituding melakukan penyalahgunaan kekuasaan seperti diberitakan dua koran Australia. Tudingan itu bersumber dari data Wikileak.

"Berdasarkan sejumlah sumber yang dengan kandidat utama, tim Kalla menawarkan setiap daerah sedikitnya Rp 200 juta untuk suara mereka," tulis Asia Sentinel seperti dilaporkan Kedutaan Amerika Serikat.

"Sedangkan di tingkat Provinsi setidaknya menerima Rp 500 juta atau lebih. Mereka menerima pembayaran penuh dalam bentuk tunai tidak lama setelah penghitungan suara selesai," lanjutnya.

Sehubungan dengan kemenangan Kalla dalam Kongres Golkar 2004, seorang sumber menyebutkan bahwa Agung Laksono, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, ikut menyumbang dalam pemenangan Kalla. Jumlah sumbangannya pun tidak sedikit. Agung disebut merogoh koceknya sebanyak Rp 50 miliar.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved