Sabtu, 24 Januari 2026

Bocoran Wikileaks Seputar SBY

Wikileaks Lakukan Fitnah Jika Data Fiktif

Informasi dari Wikileaks yang dikutip oleh media massa di Australia dan dipergunakan untuk menjelek-jelekkan Indonesia terutama tokoh-tokoh

Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Informasi dari Wikileaks yang dikutip oleh media massa di Australia dan dipergunakan untuk menjelek-jelekkan Indonesia terutama tokoh-tokoh dan petinggi negara apabila tidak dapat dipertanggungjawabkan sudah merupakan bentuk fitnah.

"Kalau mereka tak bisa mempertanggungjawabkan ini kan bisa disebut sebagai fitnah," ujar Wasekjen PKS, Mahfudz Siddiq saat ditemui usai acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (12/3/2011).

Menurut Mahfudz, informasi dari Wikileaks yang bersumber dari kawat-kawat kedutaan besar AS ke Washington itu adalah informasi-informasi yang belum didukung oleh bukti-bukti kuat sehingga tidak perlu disikapi sebagai sesuatu yang serius.

Lebih jauh Mahfudz menjelaskan yang diperlukan sekarang adalah meminta kedutaan besar AS mengklarifikasi informasi itu apakah mereka punya bukti dan dasar atau tidak.

"Biarkanlah mereka-mereka yang menjelaskan itu semua," jelas Mahfudz.

Ketua Komisi I DPR ini juga memandang bahwa ada hal penting yang perlu dipertanyakan yakni apa sesungguhnya motif dan agenda Wikileaks. Karena Mahfudz melihat hal ini berjalan sangat sistemik dan harus terus diwaspadai.

"Saya tidak percaya kalau ini tanpa ada agenda tanpa ada tujuan, ini pasti ada, dan itu harus kita waspadai juga," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved