Bom Meledak di Utan Kayu

Ulil: Bom Terkait Vokalnya Saya Soal Pluralisme

Ulil Abshar Abdalla menuding paket bom untuk dirinya bernuansa politik. Hal itu disampaikan Ulil usai menjenguk Kasat Reskirm Kompol Dody

Ulil: Bom Terkait Vokalnya Saya Soal Pluralisme
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Koordinator Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vanroy Pakpahan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ulil Abshar Abdalla menuding paket bom untuk dirinya bernuansa politik. Hal itu disampaikan Ulil usai menjenguk Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

"Saya merasa ada (unsur) politik yang kental disini. Menurut saya ini perkembangan dalam situasi sosial politik yang agak mnyedihkan. Ini mngkin suatu pristiwa yang bisa dikatakan mengarah
pada politic assasination (pembunuhan politik)," katanya, Selasa
(15/3).

"Saya anggap motif politik hitam (bermain) dalam peristiwa ini," imbuhnya.

Ulil juga menilai, paket bom, sengaja ditujukan pihak tertentu kepada dirinya, karena pihak tersebut tidak menyukai pola tingkah dan gerak aktivitasnya selama ini.

"Juga terkait dengan advokasi dan aktivitas saya selama ini yang menyuarakan isu pluralisme dan kebebasan beragama," katanya.

Ulil mengaku sedih dengan kenyataan ini. Ulil mendesak pemerintah cepat menyikapi segala motif yang mungkin ada di balik teror bom yang ditujukan kepada dirinya ini.

"Karena jika tidak bisa ditangani pemerintah, bisa timbulkan keadaan rumit di masa depan," tuturnya.

"Kami akan mndorong pemerintah untuk lebih aktif lagi menegakan hukum untuk mencegah terjadinya kejadian seperti ini. Kekerasan seperti ini tidak bisa dari kekerasan sebelumnya yang terkait dengan beberapa kelompok akhir-akhir ini. Selain juga terkait dengan situasi politik
sekarang," ucapnya.

Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved