DPR Tonton Video Porno
Arifinto Tak Peduli Pimpinan DPR Ragukan Dia Mundur
Anggota Komisi V DPR, Arifinto tidak peduli atas pernyataan pimpinan DPR yang justru meragukan dirinya akan mundur sebagai anggota dewan.
Tayang:
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR, Arifinto tidak peduli atas
pernyataan pimpinan DPR yang justru meragukan dirinya akan mundur
sebagai anggota dewan. Menurutnya, mereka bukan atasannya.
"Itu urusan pimpinan, pimpinan bukan atasan saya, dan saya tak punya kewajiban melaporkan ke pimpinan," ujar Arifinto saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/4/2011).
Arifinto juga melihat secara moralitas pimpinan DPR semestinya tidak berhak meragukan dirinya. Sebab, selama ini ia sudah melalui jalur yang benar sesuai Undang-undang terkait pengunduran diri dari DPR.
"Kalau itu tanya sama pimpinan, secara moralitas punya hak nggak ngomong seperti itu," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, niat Arifinto yang ingin mundur sebagai anggota DPR karena tertangkap basah wartawan sedang membuka konten porno saat paripurna DPR, kembali dipertanyakan keseriusannya. Secara etika, niat itu, haruslah segera direalisasikan.
"Apalagi, kepada publik secara terbuka sudah mengatakan untuk mengundurkan diri. Memang tidak ada aturan main bahwa harus saat itu juga. Tetapi, kan ini menyangkut etika dan seyogyanya memang saudara Arifinto segera memasukkan surat pengunduran diri supaya pimpinan dewan bisa memproses lebih lanjut," kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung kepada wartawan di DPR, Rabu (20/04/2011).
"Itu urusan pimpinan, pimpinan bukan atasan saya, dan saya tak punya kewajiban melaporkan ke pimpinan," ujar Arifinto saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/4/2011).
Arifinto juga melihat secara moralitas pimpinan DPR semestinya tidak berhak meragukan dirinya. Sebab, selama ini ia sudah melalui jalur yang benar sesuai Undang-undang terkait pengunduran diri dari DPR.
"Kalau itu tanya sama pimpinan, secara moralitas punya hak nggak ngomong seperti itu," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, niat Arifinto yang ingin mundur sebagai anggota DPR karena tertangkap basah wartawan sedang membuka konten porno saat paripurna DPR, kembali dipertanyakan keseriusannya. Secara etika, niat itu, haruslah segera direalisasikan.
"Apalagi, kepada publik secara terbuka sudah mengatakan untuk mengundurkan diri. Memang tidak ada aturan main bahwa harus saat itu juga. Tetapi, kan ini menyangkut etika dan seyogyanya memang saudara Arifinto segera memasukkan surat pengunduran diri supaya pimpinan dewan bisa memproses lebih lanjut," kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung kepada wartawan di DPR, Rabu (20/04/2011).