DPR Tonton Video Porno
Kali Ini PKS Dapat Pujian
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kali ini mendapat pujian menyusul pemecatan seorang kadernya, Arifinto sebagai anggota DPR yang tertangkap basah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kali ini mendapat pujian menyusul pemecatan seorang kadernya, Arifinto sebagai anggota DPR yang tertangkap basah sedang menyaksikan film porno dalam rapat paripurna di DPR.
Pujian tersebut keluar dari aktivis 98 yang kini menjadi Ketua Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (pedoman Indonesia), Fajroel Rahman. Ia mengatakan kasus Arifinto jauh lebih kecil dari kasus M. Nazaruddin. Namun PKS dengan tegas mengeluarkannya sebagai anggota DPR.
"Nah sekali ini kita puji PKS. Arifinto kasusnya seperseribu kali lebih kecil dari Nazaruddin sudah dikeluarkan dari DPR," katanya di Galeri Cafe TIM, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2011).
Menurutnya, ada konsistensi dari PKS yang selalu mendengungkan anti pornografi. Ketika ada kasus Arifinto yang mencoba-coba menyalahgunakan posisi PKS, ahirnya dikeluarkan. Mestinya, ia menambahkan, Nazarudin dikeluarkan dari DPR kalau SBY masih mempunyai konsistensi.
"Masih ingat ketika dia (SBY) dilantik. Dia bilang, "Saya panglima pemberantasan korupsi". Nah sekarang pedangnya tumpul dalam kasus Nazaruddin," sergah Fajroel.