Mafia Pemilu
Mashuri Hasan: Tidak Ada Tekanan Dari Andi Nurpati
Menurut Mashuri, dia mengaku tidak mendapatkan tekanan dari eks anggota KPU, Andi Nurpati.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Staf Juru Panggil Mahkamah Konstitusi, Mashuri Hasan tiba di gedung DPR. Dengan mengenakan baju batik bercorak dan berwarna hijau, ia tampak dikawal ketat polisi berpakaian rapih dan berseragam.
Saat ditanyakan siapa sebenarnya yang menyuruh untuk memalsukan surat putusan Mahkamah Konstitusi, dapil Sulsel I, Mashuri enggan menjawabnya. "Nanti akan saya sampaikan," ujar Mashuri saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Kamis(21/7/2011).
Namun, yang pasti menurut Mashuri, dia mengaku tidak mendapatkan tekanan dari eks anggota KPU, Andi Nurpati. "Sampai sejauh ini saya belum ada tekanan, tidak ada," jelasnya.
Mashuri juga berjanji akan menceritakan semua yang dia alami saat kejadian perkara pemalsuan surat putusan Mahkamah Konstitusi. "Apa yang saya tahu dan saya alami akan saya sampaikan," jelasnya.
Sementara itu saat disinggung mengenai nasibnya di Pengadilan Negeri Jayapura untuk menjadi calon hakim, Mashuri mengatakan dirinya harus mengikuti proses hukum terlebih dahulu. Akan tetapi ia enggan menjelaskan lebih jauh apakah terganggu dan batal menjadi calon hakim. "Saya harus ikut proses ini, nantilah akan saya jawab semua,"pungkasnya.