Hari Ini Digelar Mimbar Bebas Peringati Peristiwa 27 Juli 1996
Tentu saja, aktivitas mimbar bebas ini akan mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar Jl Diponegoro
TRIBUNNEWS.COM, JAKAHRTA - Setiap tahun, bekas markas pendukung Megawati, kantor PDI di Jalan Dipenogoro 58, Jakarta Pusat selalu menjadi tempat peringatan peristiwa berdarah yang terjadi pada 27 1996 lalu. Kasus itu hingga kini belum ada penyelesaian yang tuntas.
Hari ini, kasus yang dikenal dengan peristiwa Kudatuli masih dikenang dan terus diperingati oleh para pelaku dan keluarga korban. Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan hanya dilakukan dengan berbagai hujatan kepada pemerintah yang tak tuntas melakukan penyelesaikan.
Siang ini, Rabu (27/07/2011), para gabungan aktivis merayakan Sabtu kelabu, 15 tahun lalu dengan menggelar mimbar bebas. Peristiwa sekaligus cikal bakal jatuhnya rezim Soeharto dua tahun sesudahnya. "Kami akan adakan mimbar bebas dan orasi politik di jalan (Diponegoro)," kata Chepi Mulyawan aktivis 27 Juli dan humas acara.
Tentu saja, aktivitas mimbar bebas ini akan mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitarnya. Berbagai isu akan diangkat oleh para tokoh yang akan hadir.
Isu yang kini masih hot, pengakuan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin juga akan menjadi topik mimbar bebas peringatan kali ini.