Jago Bikin Robot, Menristek Optimis Indonesia Jadi Negara Maju
Pemerintah optimis, generasi penerus bangsa ini dapat membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju dimasa mendatang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah optimis, generasi penerus bangsa ini dapat membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju dimasa mendatang.
Hal ini dasarkan Menteri Riset dan Teknologi, Suharna Supranata melihat antusiasme pelajar mendalami ilmu robotika. Bukan itu saja, sekolah-sekolah juga kini telah menjadikan robotika sebagai alternatif belajar bagi siswanya.
"Ini menyakinkan kita bahwa anak-anak kita, generasi muda Indonesia akan menjadi generasi yang melek teknologi yang dapat membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju," tegasnya, dalam sambutan pada Kompetisi Robotik Ristek Indonesia 2011, di SMESCO, Jakarta, Sabtu (20/8/2011), yang dibacakan perwakilannya.
Untuk diketahui, sebanyak 305 siswa dari tingkat SD, SMP, dan SMA bertanding dalam Indonesia Robotic Olympiad 2011, kompetisi robotik kedelapan tingkat nasional, di Smesco Building, Jakarta, Sabtu (20/8/2011).
"305 siswa dari seluruh Indonesia ikut dalam kompetisi robotic dari tingkat SD, SMP, dan SMA," ujar Bambang Rusli, Chairman, IRO 2011 Steering Commitee.
Lebih jauh, Menristek berpesan kepada semua siswa peserta, mengenai persaingan di masa mendatang yang akan semakin ketat. Karenanya, untuk memenangkan persaingan tersebut diperlukan kerja keras dan semangat yang kuat dalam menimba ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tetapi, tegasnya berpesan, harus selalu diingat bahwa penguasaan teknologi harus dibarengi dengan tanggung jawab. Dengan itu, manfaat dari teknologi tersebut dapat dirasakan untuk mencapai kemajuan bangsa bukan malah sebaliknya.
"Pada kesempatan ini pula, saya memberikan apresiasi kepada anak-anakku sebagai peserta yang akan mengikuti lomba ini. Mudah-mudahan kegiatan kompetisi Robotik Ristek Indonesia ini dapat bermanfaat bagi kita serta hasil karya dari peserta kompetisi dapat mendorong tumbuhnya inovasi-inovasi baru dan tumbuhnya industri teknologi informasi dan telekomunikasi di Indonesia," pesannya.