Ferry Windu Karsa Tenggelam
Pencarian Korban KMP Windu Karsa Dihentikan
Badan Search and Resque Nasional (Basarnas) akhirnya menghentikan pencarian korban
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Search and Resque Nasional (Basarnas) akhirnya menghentikan pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Windu Karsa yang tenggelam di sekitar Perairan Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 27 Agustus diniharo lalu.
Kapala Basarnas, Darmanto mengatakan, penghentian dilakukan mulai Rabu (7/9/2011). Hal itu karena setelah tiga hari dilakukan penyelaman ke badan kapal dan tidak ditemukan jenazah penumpang.
"Sesuai SOP (standard operation procedure) pencarian dilakukan selama tujuh hari. Kami telah menambah hingga beberapa hari dan melakukan penyelaman ke dek kapal dan ruangan lainnya, tetapi sudah tidak ditemukan korban," kata Darmanto di sela penutupan Posko Nasional Angkutan Lebaran 2011 di Jakarta, Kamis (8/9/2011).
Menurutnya, kondisi di perairan tersebut arus airnya cukup kuat yaitu sekitar 5 knot. Di sekitar kapal juga terdapat banyak ikan. "Saya tidak bisa mengatakan korban dimakan ikan, tetapi kondisi arus dan sekitar kapalnya seperti itu," ujarnya.
Posisi terakhir, jelasnya, korban yang bisa diselamatkan sebanyak 95 orang, 13 ditemukan meninggal dan 23 masih belum ditemukan.