Kerusuhan Ambon
Jangan Beri Toleransi Provokator Ambon
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gusti Kanjeng Ratu Hemas mendesak Pemerintah bertindak tegas mencegah politisasi bentrokan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gusti Kanjeng Ratu Hemas mendesak Pemerintah bertindak tegas mencegah politisasi bentrokan Ambon karena ditenggarai ada pihak-pihak yang hendak memanfaatkannya. Ditegaskan, jangan ada toleransi kepada pihak yang hendak manfaatkan situasi di Ambon bagi kepentingan kelompok-kelompok tertentu.
“Sweeping polisi terhadap orang-orang yang akan berangkat ke Ambon tetapi tujuannya tidak jelas. Termasuk, tindakan tegas yang harus ditingkatkan tetapi pelaksanaannya tetap cermat agar tidak melanggar hak-hak asasi warga negara,” ujarnya di Gedung DPD Rabu (14/09/2011).
Politisasi yang paling nyata, kata Hemas, menjadikan bentrokan Ambon sebagai tragedi berlatar belakang konflik SARA . Targetnya, menjadikannya sebagai momentum untuk mengulangi kerusuhan antaragama.
“Kelompok-kelompok tertentu dilaporkan mulai menyerukan penggalangan kekuatan dan merekayasa informasi peristiwa yang terjadi. Pemerintah dan aparat keamanan jangan ragu menindak tegas mereka sebagai langkah-langkah pencegahan atau preventif,” ujarnya.
"Jangan ada sedikit pun toleransi kepada pihak-pihak yang hendak memanfaatkan situasi di Ambon bagi kepentingan kelompok0-kelompok tertentu. Apalagi, situasi saat ini sudah kondusif dan ketegangan telah mereda. Sedikit kelengahan dapat mengakibatkan kejadian yang nantinya harus dibayar sangat mahal," kata Hemas lagi.