Banggar Boikot Pembahasan RAPBN
Pimpinan Badan Anggaran DPR Siap Dicopot
Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Tamsil Linrung menegaskan pihaknya tetap akan menghentikan pembahasan RAPBN 2012 lantaran pemanggilan KPK
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Tamsil Linrung menegaskan pihaknya tetap akan menghentikan pembahasan RAPBN 2012 lantaran pemanggilan KPK yang dinilainya tidak tepat. Bahkan, pimpinan Badan Anggaran termasuk dirinya juga siap diganti.
"Saya lebih baik mundur, saat ini situasi masih status quo kalau diganti saya siap diganti,"ujar Tamsil Linrung di gedung DPR, Jakarta, Kamis(22/9/2011).
Sikap tersebut menurut Tamsil sudah diambil dan diputuskan secara musyawarah mufakat di Badan Anggaran DPR.
"Itu sudah bulat, musyawarah mufakat, kalau dihentikan ya pakai tahun sebelumnya,"jelasnya.
Meski begitu, lanjut Tamsil, apabila persoalan tersebut mampu diselesaikan pimpinan DPR, pembahasan RAPBN 2012 terbuka untuk dilanjutkan kembali.
"Sampai selesai apabila pimpinan membahas itu, ya kita siap kok bahas lagi,"jelas Tamsil.
Politisi PKS ini juga menegaskan hingga saat ini tidak ada satu alat bukti pun yang mengarah bahwa ada aliran dana dari Dharnawati tersangka penyimpangan dana program Percepatan Pembangunan Infrastuktur Daerah di Kemennakertrans ke anggota Badan Anggaran DPR.
"Tidak ada satu pun petunjuk dan alat bukti yang mengarah ada aliran dana ke Banggar,"pungkasnya.