Jumat, 5 Juni 2026

Bom Bunuh Diri Solo

Pengebom Diduga Bernama Hayat alias Rahardjo

Dia diduga Achmad Yosepa Hayat alias Hayat alias Rahardjo alias Achmad Abu Daud bin Daud.

Tayang:
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Prawira

Laporan Reporter Tribunnews, Vanroy Pakpahan

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Susilo bambang Yudhoyono menyebut pelaku bom bunuh diri di GBIS Kepunton Solo, Minggu (25/9/2011) jaringan bom Cirebon. Dia diduga Achmad Yosepa Hayat alias Hayat alias Rahardjo alias Achmad Abu Daud bin Daud.

Hayat merupakan satu dari lima buronan polisi, bagian dari jaringan pengebom Masjid Ad Zikra Mapolresta Cirebon, 15 April 2010. Informasi ini diperoleh Tribun dari jaringan intelijen, beberapa usai bom meledak.

Identifikasi lebih dini karena kemarin siang langsung beredar foto pelaku melalui pesan massal via Blackberry Messenger. Foto pelaku dalam keadaan tewas, dengan isi perut yang terburai, yang tergeletak di lantai depan gereja.

Foto pelaku pemboman gereja Kepunton, mirip dengan DPO bernama Achmad Yosepa Hayat alias Hayat alias Raharjo alias Achmad Abu Daud bin Daud.

Tribun pun mendapatkan foto Hayat semasa hidup, dan coba dibandingkan dengan foto pelaku yang tewas, memang sangat mirip pada luas dan formulasi dahi, mata, bibir dan hidung.  

Selain Yayat, empat buron lainnya yaitu Nanang Irawan alias Nang Ndut alias Gndutt alias Ndut, Heru Komarudin, Yadi al Hasan alias Abu Fatikh alias Vijay alias Yadi, dan Beni Asri.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved