Skandal Nazaruddin
Syafi'i Ma'arif: Aroma Kriminalisasi KPK Sangat Keras!
Syafi'i Ma'arif mendukung, langkah Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah yang membeberkan pertemuan dirinya dengan tersangka Nazaruddin.
Laporan Wartawan Tribunnews.com Ade Mayasanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komite Etik KPK Ahmad Syafi'i Ma'arif mendukung, langkah Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah yang membeberkan pertemuan dirinya dengan tersangka kasus suap wisma atlet, Muhammad Nazaruddin. Langkah Chandra tersebut akan memperbaiki citra KPK yang mulai tersudut lantaran sejumlah tudingan Nazaruddin.
"Saya dukung itu. Bahkan, saya minta agar tidak terus-menurus digebuki," ujar Syafi'i Ma'arif usai mengikuti HUT ke-80 Jakob Oetama di Bentara Budaya, Jakarta, Selasa (27/9/2011).
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengemukakan, tudingan-tudingan Nazaruddin dan pengacara mengarah pada kriminalisasi pimpinan KPK jilid II.
"Aroma itu (kriminalisasi,red) sangat keras, terutama dari (pernyataan) pengacaranya," paparnya.
Namun demikian, Syafi'i enggan membeberkan perihal kesimpulan Komite Etik KPK. Ia hanya menyebut, Komite Etik KPK akan mengemukakan kesimpulan tersebut pada awal bulan Oktober mendatang.
Sebelumnya, Jumat (23/9/2011) sore, Chandra menggelar keterangan pers. Kendati mengaku bertemu Nazaruddin, Chandra menyangkal pertemuan tersebut membahas soal perkara yang ditangani KPK.