Banggar Boikot Pembahasan RAPBN
DPR Minta Pembahasan Diteruskan Meski KPK Mangkir
Pramono juga menjamin seluruh fraksi-fraksi di DPR akan menyetujui bahwa pembahasan anggaran akan tetap dilakukan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan DPR meminta Badan Anggaran tidak terpengaruh dengan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memilih absen untuk menghadiri rapat konsultasi dengan pimpinan DPR, Komisi III, Kepolisian dan Kejaksaan. Badan Anggaran disarankan tetap melanjutkan pembahasan RAPBN tahun 2012.
"Tentunya terkait dengan pembahasan APBN pimpinan juga berpendapat jika ini dibiarkan berlarut-larut tentu tidak baik. Kita akan ambil jalan keluar agar proses pembahasan APBN tidak terhambat, teman-teman di banggar agar dapat bekerja kembali," ujar Wakil Ketua DPR, Pramono Anung di gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/9/2011).
Menurut Pramono, soal RAPBN tahun 2012 lebih penting ketimbang sekedar persoalan ketidakharmonisan dan disinformasi antara KPK dan Badan Anggaran. Pucuk pimpinan lanjut Pramono juga akan segera melakukan rapat untuk memutuskan bahwa pembahasan anggaran akan tetap berjalan.
"Ya solusinya tetap akan kita lanjutkan pembahasannya. Karena ini kan lebih utama dibanding sekedar persoalan ketidakharmonisan disinformasi antara KPK dan Banggar. Ini kan kita akan rapim dalam rapim ini akan kita putuskan yang penting bagi lembaga ini pembahasan APBN tidak boleh terlambat,"jelasnya.
Pramono juga menjamin seluruh fraksi-fraksi di DPR akan menyetujui bahwa pembahasan anggaran akan tetap dilakukan. "Ya intinya tidak ada keinginan siapapun yang ingin menghambat pembahasan APBN," pungkasnya.