Moerdiono Meninggal

Azwar Anas: Keliru Nilai Pak Moer Lambat

Gaya bicaranya yang lamban, begitu kerap kali orang menilai mantan Menteri Sekretaris Negara Moerdiono.

Penulis: Y Gustaman
zoom-inlihat foto Azwar Anas: Keliru Nilai Pak Moer Lambat
TRIBUNNEWS.COM/YOGI GUSTAMAN
Azwar Anas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gaya bicaranya yang lamban, begitu kerap kali orang menilai mantan Menteri Sekretaris Negara Moerdiono. Anggapan demikian mungkin keliru di mata koleganya yang pernah menjadi menteri di era Presiden Suharto, Azwar Anas. Menurutnya, ada hal mendasar kenapa Moerdiono begitu.

"Beliau sangat gagap. Seolah-olah beliau gagap, tapi tidak. Jangan salah dia berpikirnya cepat. Cuma kalau menyampaikan apa-apa dia pikir betul," ujar Azwar menunggu jenazah almarhum Moerdiono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Timur, Sabtu (8/10/2011).

Menurut Azwar, Moerdiono adalah tipe orang yang sangat corrective. Sehingga setiap pernyataannya yang ingin di sampaikan ke publik selalu hati-hati. Ini yang membuatnya terkesan lamban dalam penyampaiannya. Bukan saja ke publik, bahkan ke Pak Harto sekalipun, Moerdiono hati-hati.

Gaya bicara khas Moerdiono yang begitu juga diakui pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama. "Tapi jalan pikirannya cepat. Beberapa tahun melayani Pak Harto, beliau luar biasa. Terakhir bertemu, waktu dia pernah menengok ke kantor sebentar," katanya.

Moerdiono yang juga Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra menghembuskan nafasnya terakhir di Rumah Sakit Gleaneagles, Singapura, Jumat malam, sekitar pukul 19.40 waktu Singapura. Pria yang akrab disebut Pak Moer ini meninggal karena menderita kanker paru stadium tiga.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved