Malaysia Caplok Camar Bulan
Dualisme KNPI Buat Perhatian ke Polemik Perbatasan Melemah
Adanya dualisme kepemimpinan di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berlarut-larut, konsentrasi salah satu organisasi kepemudaan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Adanya dualisme kepemimpinan di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berlarut-larut, konsentrasi salah satu organisasi kepemudaan terhadap isu nasional menjadi terbengkalai.
"Sebenarnya kita sedang berkonsentrasi masalah perbatasan tapi karena ada konflik dualisme kepemimpinan maka energi tersedot kesana,"ungkap salah satu calon ketua umum DPP KNPI SJ Arifin yang mau maju pada kongres 25 Oktober ini," ujarnya, Minggu (16/10/2011).
Menurut Wasekjen DPP KNPI ini kemudian berharap, KNPI dapat kembali mengelola OKP-OKP untuk bisa terjadi harmonisasi. Karena masalah kepemudaan harus jelas arah dan tujuannya.
"Kita butuh organisasi kepemudaan dan keragaman dari segala hal. Kita butuh forum dan lembaga KNPI ini karena tidak mengurus satu hal saja beda dengan HMI, PMII, GMNI dan lainnya. Di KNPI banyak keberagaman didalamnya dan keberadannya sangat strategis," katanya.
Salah satu isu nasional yang perlu dikedepankan oleh KNPI adalah masalah perbatasan. Lantaran. Sebagai bangsa berdaulat, garis-garis tapal batas dengan negara lain harus dipertegas kembali.
"Faktanya terabaikan, dan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bisa melakukan pembangunan karena ini lebih urgen. Dengan banyaknya event diperbatasan dan mempercantik serta memperkuat,"tambahnya.
Isu yang mengikat kebersamaan seperti pluralisme dan kewirausahaan tidak luput dari perhatian Arifin. Menurutnya, generasi muda butuh kemampuan kewirausahaan dalam membangun basis ekonomi kepemudaan