Rabu, 8 April 2026

Balada TKW di Negeri Arab

Orangtua TKW Tuti Tursilawati Terharu Atas Doa Warga

Warjuki, ayahanda dari Tuti Tursilawati, menitikkan air mata saat ratusan warga mendoakan Tuti agar selamat dari hukuman mati.

Editor: Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warjuki, ayahanda dari Tuti Tursilawati, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, yang terancam hukuman mati di Arab Saudi, tak bisa menahan haru. Ia menitikkan air mata saat ratusan warga mendoakan Tuti agar selamat dari hukuman mati.

"Saya bersyukur sekali dan hati saya itu agak lega, sangat berarti kepedulian masyarakat banyak," ucap Warjuki usai acara doa bersama untuk keselamatan Tuti di Jakarta, Kamis (20/10/2011).

Setelah doa dilantunkan oleh ratusan orang untuk keselamatan putrinya, Warjuki berharap doa tersebut terkabul.
"Insya Allah, itu kebijakan dari Allah," tuturnya seraya mengaku, tak kuasa untuk segera bertemu anaknya tersebut.

"Kalau bisa cepat kembali berkumpul, kami sangat sayang dia," ucapnya.

Ia berharap Pemerintah dapat berhasil membawa Tuti pulang ke Tanah Air dengan selamat. Apalagi, pada Selasa kemarin, pihak Kemenlu Indonesia memfasilitasi pembicaraan dirinya dengan Tuti melalui sambungan telepon.

"Selasa kemarin saya menelpon dia, dia bilang sehat, dia baik," paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan orang mengikuti acara doa bersama yang diselenggarakan oleh Aliansi Tolak Hukuman Mati Buruh Migrant di kantor sekretariat Serikat Buruh Migrant Indonesia (SBMI), Jl Kebembem Raya No 10 RT 05/RW 07 Cipinang, Jakarta Timur.

Acara doa bersama itu dilakukan untuk meluputkan Tuti Tursilawati TKI asal Majalengka dari hukuman mati di Arab Saudi.

Pemerintah mengklaim telah melakukan upaya untuk menyelamatkan Tuti dengan jalan mengirimkan tim ke Arab Saudi. Tim ini meminta permohonan maaf terhadap keluarga majikan Tuti. Permohonan maaf tersebut merupakan cara agar Tuti terbebas dari hukuman mati.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved