Rabu, 10 Juni 2026

Malaysia Caplok Camar Bulan

Taufik Kiemas Cemas Camar Bulan Lepas dari NKRI

Indonesia terancam akan kehilangan lagi satu wilayah apabila tetap ngotot dan bertahan pada data ini soal tapal batas di Camar

Tayang:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Indonesia terancam akan kehilangan lagi satu wilayah apabila tetap ngotot dan bertahan pada data-data yang ada saat ini soal tapal batas di Camar Bulan dan Tanjung Datu, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Kecemasan itu datang dari Ketua MPR, Taufik Kiemas. Bagi Kiemas, data-data yang dimiliki pemerintah Indonesia dianggap kurang kuat apabila persoalan mengenai perbatasan Indonesia-Malaysia ini dibawa ke Mahkamah Internasional.

"Soal perbatasan itu sebaiknya berunding,kalau sampai di bawa ke Mahkamah Internasional itu, data-data kita tidak lengkap, kalah lengkap dari bekas jajahan Inggris. Kalau sampai dibawa ke Mahkamah Internasional lagi bisa kalah kita," ujar Taufik Kiemas di gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/10/2011).

Menurut Taufik berdasarkan kunjungan dan pertemuan dengan pejabat pemerintahan di Malaysia, pihak negeri Jiran sudah membuka diri untuk melakukan perundingan bilateral dengan Indonesia mengenai wilayah perbatasan. Malaysia kata Taufik juga mengatakan keinginannya untuk berunding dengan Indonesia.

"Kita berunding sama-samalah soalnya masalah perbatasan dari dulu kan tidak pernah beres-beres juga. Tentang perbatasan lebih baik kita berunding saja, sampai puaslah daripada dibawa ke Mahkamah Internasional kalah kita,"jelasnya.

Lebih jauh Taufik menambahkan pejabat pemerintahan Indonesia jangan terlalu ngotot bahwa kawasan perbatasan dengan Malaysia tersebut tidak ada masalah.

"Justru kita yang teriak-teriak terus. Malaysia menterinya bagus, pemerintahannya bagus, justru pusing kalau kita teriak-teriak terus,"pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved