KTT ASEAN 2023
ASEAN Sepakat Penerapan Visa Bersama
SATU butir penting yang menjadi hasil dari pertemuan para menteri luar negeri negara-negara ASEAN di Nusa Dua, Selasa (15/11/2011)
TRIBUNNEWS.COM - SATU butir penting yang menjadi hasil dari pertemuan para menteri luar negeri negara-negara ASEAN di Nusa Dua, Selasa (15/11/2011) malam WITA, adalah persetujuan untuk penerapan visa bersama di seluruh anggota ASEAN.
Keputusan ini bertujuan untuk menarik perhatian seluruh dunia, sehingga menjadikan kawasan ASEAN sebagai destinasi, baik itu pariwisata sampai dunia bisnis dan investasi.
Program visa bersama di ASEAN menjadi bagian dari beberapa pembahasan lain seperti pengembangan komunitas ASEAN, Implementasi Piagam ASEAN dan pembentukan Komisi Hak Asasi Manusia ASEAN (AICHR).
Menurut Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa, beberapa pokok pembahasan di atas saling terkait sehingga tak bisa dipisahkan begitu saja. Khusus untuk persetujuan visa bersama, mantan Dubes RI untuk AS dan PBB tersebut, mengungkapkan, visa bersama yang dimaksud di sini adalah untuk masyarakat dari negara-negara non-ASEAN. Artinya, siapapun warga di luar persona ASEAN yang ingin masuk ke Asia Tenggara, cukup mengurus visa sekali secara terpadu yang berlaku di sepuluh negara ASEAN.
"Semuanya akan dipermudah, termasuk untuk warga negara asing yang ingin berkunjung ke negara-negara ASEAN. Kami memberi instrumen ini, tentu dengan harapan mereka yang datang tak perlu direpotkan dengan pengurusan visa yang kadang berbelit," ujar Marty.
Selain visa bersama, para Menlu juga menyepakati untuk saling bertukar pendapat mengenai kajian isu internasional, seperti di kawasan Semenanjung Korea dan Timur Tengah. Lalu ada juga kesepakatan untuk kerjasama kawasan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana banjir. "Kami juga membahas tentang permohonan keanggotaan Timor Leste, dan itu akan dibahas lebih lanjut pada pertemuan Dewan Koordinasi ASEAN," imbuh Marty.