Mantan Sekjen PDIP Wafat
Megawati Langsung Melayat Sutjipto
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri langsung memesan tiket pesawat untuk bisa melayat almarhum Sutjipto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri langsung memesan tiket pesawat untuk bisa melayat almarhum Sutjipto, kader senior yang tak lain mantan Sekjen DPP PDI-P sejak 2000-2005. Pak Tjip, panggilan akrabnya, meninggal di Rumah Sakit Darmo, Surabaya akibat penyakit stroke yang dideritanya sejak lama.
"Meninggalnya sekitar pukul 17.30 WIB. Pak Tjip, sebelum menghembuskan nafas terakhir sempat dirawat di Rumah Sakit Darmo Surabaya. Yang saya ketahui, Pak Tjip menderita stroke sejak dua tahun lalu, kambuh lagi, kemudian dirawat. Lalu, menghembuskan nafas terakhir di usianya yang ke 66 tahun," ujar Pramono Anung kepada tribun, Kamis (24/11/2011).
Pramono menjelaskan, sebenarnya Jumat pagi ada rencana untuk menjenguk politisi senior Jawa Timur ini di rumah sakit. Namun, karena tuhan berkendak lain, sehingga Pramono tak sempat melihat Sutjipto sewaktu masih hidup.
"Sebenarnya besok pagi mau ke sana, tapi, beliau sudah lebih dulu meninggalkan kita semua. Jasa-jasanya bagi partai dan bagi bangsa ini, begitu besar. Beliau adalah salah satu kader senior di PDI-P," ujar Tjahjo.
Pramono menjelaskan, sudah berkomunikasi dengan Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDI-P, Tjahjo Kumolo untuk melayat bersama-sama ke Surabaya. Kini, ia mengaku sedang mencari tiket pesawat agar bisa terbang ke Surabaya malam ini juga.
"Saya, Bu Mega dan Mas Tjahjo sedang cari tiket malam ini. Kalau tak dapat, mungkin ke Surabaya dengan pesawat yang terbang paling pagi," Pramono menjelaskan.