Papua Memanas

Mahasiswa Papua Sampaikan Tiga Sikap Politik di Depan Istana

Mahasiswa dan masyarakat Papua se-Jawa-Bali menyatakan sikap politik

Mahasiswa Papua Sampaikan Tiga Sikap Politik di Depan Istana
Tribunnews.com/Edwin Firdaus
Ratusan mahasiswa asal Papua menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/12/2011).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan mahasiswa asal Papua menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/12/2011). Mereka kembali mendengungkan Kemerdekaan Papua.

"Deklarasi kemerdekaan Papua Barat sudah jelas tertuang pada tanggal 1 Desember 1961, itu bukti kebenaran sejarah, kemudian dikuatkan lagi dengan kongres Rakyat Papua III tanggal 17-19 Oktober 2011 yang lalu. Jadi jelas kami sudah merdeka," ujar kordinator Aksi, Melki dalam orasinya.

Dalam kesempatan yang sama, Melki menegaskan bahwa memeringati 50 tahun kemerdekaan bangsa Papua, mahasiswa dan masyarakat Papua se-Jawa-Bali menyatakan sikap politik yaitu :

1. Kami menuntut kepada PBB (UNTEA), AS, Belanda dan Indonesia segera mengakui Hak Kemerdekaan Bangsa Papua Barat tanggal 1 Desember.

2. Tanggal 1 Desember 2011 adalah peringatan HUT ke 50 Kemerdekaan Bangsa Papua Barat.

3. Kembalikan kedaulatan Bangsa Papua Barat yang pernah diakui oleh Soekarno melalui TRIKORA 19 Desember 2061 di Alun-Alun Utara Yogyakarta.

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Yudie Thirzano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved