Jumat, 24 April 2026

Aksi Bakar Diri

Dilarang Ikut Demo di Istana, Sondang Hanya Tersenyum (5)

Pirto Hutagalung mengenang saat ia melihat anaknya, Sondang Hutagalung ikut acara kamisan di depan Istana Merdeka.

Editor: Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Pirto Hutagalung mengenang saat ia melihat anaknya, Sondang Hutagalung ikut acara kamisan di depan Istana Merdeka. Aksi itu dilakukan setiap Kamis untuk mengenang tragedi Semanggi I dan II.

"Saya lalu ketemu Sondang dan bilang janganlah ikut demo di jalanan, kerja saya juga di jalanan. Saya sudah nasihati Sondang," ucap Pirto yang disambut senyum Sondang saat itu.

Sejak ikut kegiatan itulah, kata Pirto, Sondang jarang pulang. Ia sering menginap di rumah korban kekerasan HAM. Namun keikutsertaan anaknya tersebut justru membuat Sondang semakin memiliki jiwa empati yang tinggi.

"Saya teringat, ia masih mau disuruh mengambil air untuk minum berjarak 500 meter dari rumah saya, padahal sudah kuliah, ia selalu menuruti perintah orang tua," katanya sambil memetik gitar.

Sondang meninggal dunia, Sabtu (10/12/2011) lalu, setelah aksi bakar diri di depan Istana Kepresidenan, Jakarta.

Hingga kini, polisi belum mengetahui motif aksi bakar diri tersebut. Namun sejumlah pemberitaan menyebut, aksi bakar diri sebagai tanda ketidakpuasan terhadap pemerintahan SBY-Boediono. (Bersambung)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved