Gunung Ijen Jawa Timur Berstatus Waspada
BNPB meminta masyarakat, pengunjung dan penambang tidak boleh mendekati kawah yang berada di puncak Kawah Ijen
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya peningkatan Gunung Kawah Ijen di Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Peningkatan status itu berdasarakan pemantauan PVMBG ( Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi)
"Berdasarkan hasil pengamatan kegempaan, visual dan suhu air danau kawah serta analisis data tersebu, maka status kegiatan kawah ijen dinaikan statusnya dari Normal (LEVEL 1) Waspada (LEVEL II) mulai tanggal 15 Desember 2011, pukul 01.00 Wib," kata Juru Bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Kamis (15/12/2011).
BNPB meminta masyarakat, pengunjung dan penambang tidak boleh mendekati kawah yang berada di puncak Kawah Ijen dalam radius 1 kilometer. Sutopo juga menyarankan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu letusan Kawah Ijen.
"Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Kawah Ijen dalam KRB (Kawasan Rawan Bencana) II untuk selalu waspada dan tetap memperhatikan perkembangan kawah Ijen yang dikeluarkan BPBD setempat," kata Sutopo.
BPBD Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi, kata Sutopo, senantiasa berkoordinasi dengan pos pengamatan kawah Ijen di Desa Tamansari, Kecamatan. Licin, Kabupaten Banyuwangi atau dengan PVMBG di Bandung.
"PVMBG selalu berkoordinasi dengan Pemprov. Jatim (BPBD), BPBD Kab. Bondowoso dan BPBD Kab. Banyuwangi, masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat," ujarnya.
"Sehingga saat ini 5 gunung siaga dan 19 status waspada," tambah Sutopo.