Jumat, 24 April 2026

Aksi Bakar Diri

Keluarga Sondang Batal Rayakan Natal (4)

Keluarga Sondang batal merayakan Natal bersama pada tahun ini yang sudah dijadwalkan digelar pada Minggu (11/12/2011).

Editor: Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Pirto Hutagalung sepertinya masih ingin bercerita mengenai anaknya, Sondang Hutagalung. Kali ini tentang kehidupan Sondang yang terbilang religius. Sondang selalu mengikuti ibadah di Gereja Bhetani. Selain itu, ia rajin beribadah setiap kegiatan yang diadakan di rumahnya. Sondang selalu maju mendekati pendeta dan mengadahkan tangannya ke atas, ia selalu meminta berkat.

"Kebetulan rumah saya dijadikan rumah doa dengan ibadah besama dua keluarga lainnya," ujar Pirto yang sudah 20 tahun berprofesi sebagai supir taksi.

Pirto mengatakan, seharusnya mereka merayakan Natal bersama pada tahun ini. Natal sudah dijadwalkan digelar pada Minggu 11 Desember 2011.

"Di hari itu, anak saya dimakamkan, jadi kami tidak merayakan Natal untuk tahun ini," imbuhnya sambil melihat istrinya.

Sondang meninggal dunia, Sabtu (10/12/2011) lalu, setelah aksi bakar diri di depan Istana Kepresidenan, Jakarta.

Hingga kini, polisi belum mengetahui motif aksi bakar diri tersebut. Namun sejumlah pemberitaan menyebut, aksi bakar diri sebagai tanda ketidakpuasan terhadap pemerintahan SBY-Boediono. (Bersambung)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved