Minggu, 14 Juni 2026

Semangat Belajar Anak Desa Itu Luar Biasa

Meninggalkan segala kegemerlapan ibu kota, keluarga, dan lainnya sudah menjadi konsekuensi ketika pengajar menyatakan siap

Tayang:
Penulis: Andrian Salam
Editor: Yudie Thirzano

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andrian Salam Wiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengabdikan dirinya untuk menjadi pengajar di Sekolah Dasar (SD) pelosok di Indonesia tentu bukan hal mudah. Meninggalkan segala kegemerlapan ibu kota, keluarga, dan lainnya sudah menjadi konsekuensi ketika pengajar menyatakan siap untuk ditempatkan di manapun mereka mengajar.

Salah satunya, adalah Saktiana Dwi, yang baru mengabdikan dirinya di  SD 19 Limboro Kabupaten. Majene, Sulawesi Selatan. Setelah satu tahun mengajar dia menceritakan pengalamannya kepada Tribunnews, di Resto Haru Manis, Jakarta, Kamis (15/12/2011).  

Dia mengaku bahwa anak-anak di pelosok itu membuatnya terharu. "Begitu semangatnya mereka belajar dengan segala keterbatasan yang ada di SD tersebut," katanya.

Ia berkisah bahwa anak SD di sana sebelum berangkat sekolah selalu menjemput gurunya pada pukul 06.00 WITA. "Sungguh hal tersebut tidak pernah saya temukan sebelumnya," ujarnya

Selain itu, Siswa-siswi di sana itu tidak berhenti untuk mau membaca buku. "Begitu antusiasnya mereka ketika saya membawa buku," ujarnya

Malam hari seusai bermain, anak-anak tersebut pun tak pernah luput dari buku agar bisa kembali mengingat pelajaran di Sekolah

Oleh karena itu, ia mengaku program yang diusung Indonesia Mengajar dan PT Kapal Api Global mengenai penyebaran 20 ribu buku untuk disalurkan ke 120 SD di pelosok Indonesi mulai dari Aceh Utara hingga Papua Barat dapat berdampak banyak terhadap perkembangan anak di pelosok.

"Pasti anak-anak itu senang sekali membaca buku barunya," jawabnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved