Bentrok di Bima
Mabes Polri Periksa Komandan dan Senjata Api Pasukan di Bima
Mabes Polri menerjunkan tim dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) ke lokasi pembubaran massa pengunjuk rasa di Bima
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri menerjunkan tim dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) ke lokasi pembubaran massa pengunjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, NTB guna menyelidiki dugaan pelanggaran prosedur penanganan.
Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Saud Usman Nasution, mengatakan tim yang dipimpin Irwasum, Komnjen (Pol) Fajar Prihatoro itu telah mulai melakukan pemeriksaan pasukan dan senjata api yang digunakan saat penanganan unjuk rasa pada Sabtu (24/12/2011) itu. Bahkan, komandan pasukan Brimob yang memimpin pasukan tersebut diperiksa.
"Yang penting internal sudah bekerja. Yang jelas, komandan-komandan di lapangan sudah diperiksa. Jumlahnya berapa, nanti kami akan cek," ujar Saud di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/12/2011).
Saud belum memastikan jika dua warga yang tewas ditembak anggota di lapangan.
Pemeriksaan senjata api anggota dilakukan untuk mencocokkan dengan proyektil yang diduga menewaskan dua warga saat pembubaran massa. "Dari Irwasum akan melaksanakan pendalaman terhadap semua anggota yang terlibat, seperti senjata yang akan kami periksa oleh ahli forensik yang nanti akan diketahu atau dicurigai siapa pelakunya, dan kami cari barang bukti lain, proyektil kalau ada dan barbuk lainnya," ujarnya.
Yang jelas, lanjut Saud, kepolisian siap bertanggung jawab secara hukum atas penanganan unjuk rasa yang berdampak dua warga tewas. Bahkan, jika ada pelanggaran pidana dilakukan aparat di lapangan, maka dia akan diproses secara pidana.