Bentrok di Bima
Tim Komnas HAM Berangkat ke Bima Sore Ini
Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh memastikan tim investigasi bentrok berdarah di Bima akhir pekan lalu akan berangkat sore ini.
Penulis:
Edwin Firdaus
Editor:
Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com Edwin Firdaus
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh memastikan tim investigasi bentrok berdarah di Bima akhir pekan lalu akan berangkat sore ini. Tim tersebut akan mengungkap fakta-fakta di lapangan.
"Tim kami akan berangkat sore nanti (Ke Sape Bima)," kata Ridha Saleh saat memberi keterangan pers di Jakarta, Senin (26/12/2011).
Ia berharap, temuan-temuan yang dihasilkan Komnas HAM dapat ditindaklanjuti secara tegas oleh aparat penegak hukum.
"Jika ditemukan pelanggaran HAM dalam kasus ini, pihaknya berharap segera diambil tindakan hukum terhadap pihak yang dinyatakan bersalah," ujarnya.
Bentrok berdarah antar warga dengan aparat polisi terjadi di Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Bentrokan berdarah terjadi karena polisi bertindak represif terhadap massa yang meminta agar Bupati Bima Ferry Zulkarnaen mencabut Surat Keputusan (SK) Nomor 188.45/357/004/2010 tentang Izin Eksplorasi Pertambangan Emas di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu yang diberikan kepada dua perusahaan tambang. Kedua perusahaan tersebut adalah PT. Sumber Mineral Nusantara dan PT. Indo Mineral Citra Persada.