Bentrok di Bima
IMM dan BEM UHAMKA Tuding Bupati Bima dan Kapolda NTB
Dalam aksinya, massa beranggapan Bupati Bima dan Kapolda NTB adalah pihak yang harus bertanggungjawab atas kasus bentrokan di Bima
Penulis:
Theresia Felisiani
Editor:
Yudie Thirzano

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan massa yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta Selatan (IMM Jaksel) dan BEM UHAMKA menggelar aksi solidaritas untuk Bima di depan Kantor Bareskrim, Rabu (28/12/2011)
"Kami meminta pemerintah mengusut tuntas kasus kerusuhan Bima dan bebaskan kawan-kawan kami di Bima," ucap orator.
Dalam aksinya, massa beranggapan Bupati Bima dan Kapolda NTB adalah pihak yang harus bertanggungjawab atas kasus bentrokan di Bima. Oleh sebab itu, pihak institusi kepolisian harus melakukan evaluasi internal terkait ricuh di Bima.
Tuntutan massa di antaranya:
1. Mendesak Pemda NTB membuka dialog dengan warga Bima
2. Membebaskan masyarakat sipil
3. Mencabut izin perusahaan yang melakukan penambangan emas di Bima
4. Mencopot Kapolda NTB dan Bupati Bima